Sunday, July 21, 2013

Selayang Pandang KRI Surabaya-591


Sebagai kapal kelas LPD Commando yang juga secara un-officially telah dicap sebagai kapal protokoler, KRI SBY-591 memiliki fasilitas akomodasi yang cukup memadai dengan kualitas yang dapat dikatakan sudah termasuk kelas mewah / luxury. Fasilitas yang disediakan tersebut meliputi ruang Super VIP, ruang VVIP, ruang VIP, Multimeeting Room, Officer Dining Room, Sattellite Communication Room, Ruang Pasukan, Helly Deck, Car Deck dan Tank Deck.

Ruang Super VIP terdiri atas ruang tidur dan ruang tamu yang terpisah yang dilengkapi dengan kamar mandi dalam dan ruang pantry (Steward Room) sedangkan ruang VVIP dan ruang VIP tidak memiliki ruang tamu dan tidak dilengkapi dengan ruang pantry.

Pulau Nias Berharap Dibangun Lanal


Guna untuk menjaga dan mengamankan wilayah perairan Nias yang sangat luas, Bupati Nias Selatan Drs. Idealisman Dachi, M.Sc. dan masyarakat di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara berharap dibentuk sebuah Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) di kepulauan tersebut.

Demikian dikatakan Bupati Nias Selatan Drs. Idealisman Dachi, M.Sc. ketika berkunjung ke Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) untuk bersilaturahmi kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/7/2013).

Indonesia Mampu Tanggalkan Citra Keterpurukan


Indonesia saat ini memiliki citra dan posisi yang berbeda dalam percaturan internasional dibandingkan beberapa dekade terakhir. Indonesia telah mampu menanggalkan citra keterpurukan dan instabilitas serta citra konflik yang dulu pernah membara di mana-mana. 
 
Demikian amanat tertulis Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, yang dibacakan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayjen TNI Dr. S. Widjonarko saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera 17-an, di Lapangan Upacara Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (17/7). 

Skuadron Pesawat Tanpa Awak Segera Mengawasi Perbatasan Kalbar


Pesawat Tanpa Awak Heron produksi IAI. (Foto: IAI)

19 Juli 2013, Komandan Lanud Supadio, Pontianak, Kolonel Penerbang Ir. Novyan Samyoga mengatakan, dalam waktu dekat, sebanyak 12 unit pesawat tanpa awak akan dioperasikan untuk melakukan pengawasan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

"Dalam melakukan pengawasan di wilayah perbatasan udara Indonesia-Malaysia, Pangkalan Udara Supadio Pontianak akan mengoperasikan pesawat tanpa awak. Pesawat tanpa awak itu nantinya akan mengawasi seluruh wilayah perbatasan," kata Novyan di Sungai Raya, Jumat (19/7).

Friday, July 19, 2013

9 Pesawat Hercules untuk TNI AU


Pesawat C-130H Royal Australian Air Force RAAF, Skuadron 37 (photo: Jan Hendriksen)
Pesawat C-130H Royal Australian Air Force RAAF, Skuadron 37 (photo: Jan Hendriksen)
Jumat 19 Juli 2013, Kementerian Pertahanan RI menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (mou) penyerahan 9 Pesawat Hercules seri H dari Australia untuk Indonesia. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menerangkan dari 9 pesawat itu, 5 unit dibeli dan sisanya akan dihibahkan oleh Australia. Urusan pembelian dan hibah ini akan mempertemukan Qantas Defence Service dengan Kementerian Pertahanan RI. “Yang 5 itu murah sekali,” ujar Purnomo Yusgiantoro di Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2013).

RI Beli 5 Unit Hercules dari Australia dengan Harga Murah




C-130H Angkatan Udara Australia (photo : Bisnis Jabar)

RI Beli 5 Unit Hercules dari Australia

JAKARTA — Pemerintah RI melalui Kementerian Pertahanan akan membeli lima unit Pesawat Hercules dari Australia untuk memperkuat sistem pertahanan udara.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menuturkan pemerintah akan membeli lima unit Hercules dengan harga murah. Hanya saja, Purnomo tidak menyebutkan harga yang disepakati oleh kedua pihak.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...