Pembelian Heli Serang untuk Puspenerbad TNI-AD
semakin mendekati kenyataan. Entah yang nantinya di pilih AH-64D
Apache,AH-1Z Viper atau UH-60 Blackhawk biarlah para petinggi-petinggi
Kementrian Pertahanan dan TNI yang menentukannya. Walau Mi-35P Hind
buatan Rusia sudah menjadi bagian Skadron 31/serbu Puspenerbad TNI-AD,
sejatinya dan idealnya adalah dengan menggenapkan menjadi full 1 Skadron
untuk berdampingan dengan Skadron Mi-17. Biarlah hanya para petinggi -
petinggi tersebut yang mengetahui alasannya,mengapa Mi-35P Hind tidak
digenapkan menjadi 1 Skadron.
Wednesday, June 12, 2013
Kehandalan Rudal Anti Tank Javelin
Sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia memang harus terus
diremajakan, jika tidak ingin ketinggalan dengan sejumlah negara
tetangga. Setelah membeli sejumlah peralatan tempur, kali ini TNI
membeli sejumlah peluncur rudal anti-tank (ATGM) canggih asal Amerika Serikat. Namanya Javelin. Ini bagian dari upaya untuk memodernisasi alutsista.
Pembelian peluncur rudal itu disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo
Yusgiantoro, usai rapat tertutup rencana kerja pemerintah bersama
Panglima TNI dan Komisi I DPR RI, Senin 10 Juni 2013 di Jakarta.
Pembelian itu, kata Purnomo, demi melengkapi alutsita Angkatan Darat
Indonesia. "Ini masih rencana dan pembahasan," kata Purnomo.
Roket Dan UAV Produk AnakBangsa Akan Dipamerkan
Putra-putri
Indonesia sudah mampu membuat produk-produk canggih seperti roket
ringan, pesawat tanpa awak dan satelit. Rencananya produk-produk itu
akan mulai diluncurkan akhir bulan ini.
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta menyebutkan, beberapa ahli di lembaga negara dan BUMN telah memampu menciptakan produk canggih tersebut, dan dinilai tak kalah dengan negara-negara lain.
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta menyebutkan, beberapa ahli di lembaga negara dan BUMN telah memampu menciptakan produk canggih tersebut, dan dinilai tak kalah dengan negara-negara lain.
Batantek Kuasai 51% Kepemilikan Pabrik Nuklir Di AS
Permintaan Menteri Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) Dahlan Iskan yang meminta PT Batan Teknologi agar mengembangkan
bisnisnya dengan membangun pabrik di Virginia Amerika Serikat (AS) akan
terealisasi.
"Kita joint venture, sekarang sudah MoU, sudah partisipasi design juga. Target beroperasi di 2017 di Amerika. Dengan mayoritas saham 51 persen kita, 49 persen mereka," ungkap Direktur Utama Batan Teknologi Yudiutomo Imardjoko kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (11/6/2013).
Dia menjelaskan, total investasi untuk membangun pabrik pengayaan uranium sistem rendah disana mencapai USD170 juta.
"Kita joint venture, sekarang sudah MoU, sudah partisipasi design juga. Target beroperasi di 2017 di Amerika. Dengan mayoritas saham 51 persen kita, 49 persen mereka," ungkap Direktur Utama Batan Teknologi Yudiutomo Imardjoko kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (11/6/2013).
Dia menjelaskan, total investasi untuk membangun pabrik pengayaan uranium sistem rendah disana mencapai USD170 juta.
Indonesia Segera Bangun Infrastruktur Pembuatan Kapal Selam dan Pesawat Tempur
12 Juni 2013, Jakarta: Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, menyatakan Indonesia segera membangun infrastruktur pembuatan kapal selam di Surabaya melalui PT PAL.
Kemhan Ajukan Anggaran Pembelian Apache dan Hercules ke Parlemen
10 Juni 2013, Jakarta: Komisi I DPR RI dapat menerima penjelasan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro soal pagu indikatif Kemhan Tahun 2014 sebesar Rp 80.497.980.000.000 (delapan puluh triliun empat ratus sembilan puluh tujuh miliar sembilan ratus delapan puluh juta rupiah).
"Komisi I juga dapat menerima usulan tambahan anggaran yang di ajukan Kemhan/TNI sebesar Rp 8.730.522.000.000," ujar Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq, menceritakan hasil raker Komisi I dengan Menhan dan Panglima TNI membahas Perubahan APBN 2013 dan RAPBN 2014 yang dilakukan secara tertutup, Senin (10/6).
Subscribe to:
Posts (Atom)




