Saturday, April 27, 2013

Alutsista Baru TNI AL Berdatangan


PT. Palindo Marine Shipyard Launching KRI Pari 849 dan KRI Sembilang 850
 KRI Baru TNI AL buatan Palindo, Batam
Surabaya • Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Marsetio mengatakan kekuatan TNI AL meningkat pada akhir 2014, seiring kedatangan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) yang sebelumnya dipesan.

"Alutsista yang sedang dibangun di dalam dan luar negeri, akan datang secara bertahap, baik itu kapal perang, pesawat, helikopter maupun tank," kata Marsetio usai memimpin gelar pasukan menjelang Latihan Gabungan TNI tahun 2013 di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jumat.

Persenjataan FPU Indonesia: SS2-V5


persiapan patroliFormed Police Unit (FPU) Indonesia di Darfur Sudan sudah pada kontingen yang ke 5, sudah banyak yang dilakukan dalam upaya mencapai perdamaian di missi gabungan antara PBB dan Uni Afrika yang disebut United Nations African Union Mission in Darfur (UNAMID), ada yang istimewa dalam kontingen ke 5 ini dengan diperkenalkannya senjata personal yang baru yaitu SS2-V5 buatan Pindad. Sekarang kita mendapat persenjataan produksi anak bangsa yang ternyata tidak kalah dengan buatan impor lainnya, atau setidaknya persenjataan FPU yang terdahulu yaitu STYER.Proses pergantian ini berjalan seiring dengan rotasi pasukan FPU 5 yang membawa senjata baru dan FPU 4 pulang membawa senjata yang lama, hal ini tidak menjadi masalah karena yang membawa pasukan ini satu pesawat carter.

Komodo Untuk Pasukan Khusus


Bandung • Inilah penampakan panser Komodo varian khusus milik Komando Pasukan Khusus alias Kopassus. Seperti kita ketahui, Kopassus memesan sebanyak 2 unit varian khusus, yang nantinya akan dioperasikan oleh satuan penanggulangan teror, SAT-81 Gultor.

Dari informasi yang ARC dapatkan, varian ini memiliki sejumlah perlengkapan. Secara fisik, tampak bagian bemper diperkuat, sehingga mampu mendobrak beton. Terlihat juga tangga lipat pada bagian atap kendaraan, yang tentunya berfungsi untuk infiltrasi gedung atau pesawat.

Asia-Pacific Combat Transport Helicopters


Chook maintainers hard at workAlthough military platforms continue to dominate the global helicopter market, this dominance is expected to reduce as platforms become more capable and ministries of defence look for commonality with existing fleets to save on maintenance costs and improve platform availability. Financial uncertainty and reduced defence spending is encouraging end-users to re-manufacture and upgrade existing platforms, rather than acquire new helicopters. This trend will be particularly evident across Europe and North America, traditionally the largest helicopter markets but according to a new report issued by the National Intelligence Council (NIC), by 2030 Asia’s spending power will outstrip that of the US and Europe combined.

Latgab TNI 2013 : TNI AL Kerahkan 42 Kapal Perang

Apel Gelar Kekuatan Latgab TNI 2013
Korps Marinir TNI AL mengikuti Gelar Pasukan Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2013 di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/4). Latgab TNI yang akan digelar di empat titik (Jakarta, Situbondo, Sangatta Kaltim dan Bima NTB) itu, TNI AL mengerahkan 16.745 prajurit dan ratusan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Sebanyak 27 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dari Koarmatim dalam waktu dekat akan terlibat Latihan Gabungan (Latgab) TNI tahun 2013. Kapal-kapal perang tersebut ditinjau langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio pada saat Apel Gelar Kekuatan TNI Angkatan Laut di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jum’at, 26 April 2013.

Rusia Bangun Kereta Api Rudal ICBM, Siap Pada 2020

Kereta api rudal ICBM RT-23 (SS-24 Scalpel)
Pada masa lalu, Rusia sudah mengembangkan rudal balistik antar-benua RT-23 (SS-24 Scalpel) yang dipasang pada kereta api
 
Institut Teknologi Thermal Moskow Rusia, telah memulai program riset dan pengembangan untuk membangun sistem baru kereta api rudal balistik antar-benua (ICBM), kata wakil Menteri Pertahanan Yury Borisov. Program ini masih dalam tahap awal, katanya, menambahkan bahwa anggaran yang diperlukan untuk membangunnya masih didiskusikan. Dia juga tidak memberi batas waktu untuk program kereta api rudal tersebut.

Institut Teknologi Thermal Moskow adalah insititut yang juga mengembangkan sistem rudal balistik Bulava (berbasis kapal selam) dan Topol dan Yars (berbasis darat).

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...