Malaysia
telah membidik lima pabrik pesawat dalam upayanya membeli 18 pesawat
tempur baru sampai 2015 demi memperbarui skuadron MIG-29 buatan Rusia
yang dinilai sudah tua, demikian kementerian pertahanan Malaysia seperti
dikutip Reuters.
| |
Pilihan
pabriknya jatuh di antara Typhoon buatan Eurofighter Inggris, JAS-39
Gripen buatan SAAB Swedia, Rafale buatan Dassault Aviation Prancis, F/A
18E/F Super Hornet buatan Boeing Amerika Serikat dan Su-30 buatan Sukhoi
Rusia, kata Zahid Hamidi kepada Reuters. | |
Saturday, March 30, 2013
Malaysia Akan Beli 18 Pesawat Tempur
PT. DKB Bangun Kapal Perang Jenis LST dan BCM
, Jakarta: Angkatan Laut saat ini tengah membangun kapal perang jenis BCM (Bantu Cair Minyak) di galangan kapal PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari.
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Hari Bowo, Rabu (27/3), melaksanakan peninjauan di galangan I PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, Pondok Dayung, Jakarta Utara.
PT. DI Menjadi Ancaman Boeing Dan Airbus
Tidak sedikit yang masih meragukan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dalam
membuat pesawat sekelas Airbus dan Boeing. Padahal sebenarnya PT DI
yang memiliki banyak ahli-ahli pesawat terbang sangat bisa membuat
pesawat seperti Airbus dan Boeing. Pertanyaannya boleh apa tidak?
"Siapa bilang kita tidak bisa buat pesawat seperti Airbus atau Boeing? Jawabannya sangat bisa. Tapi mau atau boleh kita buat? Siapa yang mau beli?," kata Vice President Corporate Communication PT DI, Sonni Ibrahim kepada detikFinance, di The 12th Langkawi International Maritime & Exhibition, Malaysia, Kamis (28/3/2013).
"Siapa bilang kita tidak bisa buat pesawat seperti Airbus atau Boeing? Jawabannya sangat bisa. Tapi mau atau boleh kita buat? Siapa yang mau beli?," kata Vice President Corporate Communication PT DI, Sonni Ibrahim kepada detikFinance, di The 12th Langkawi International Maritime & Exhibition, Malaysia, Kamis (28/3/2013).
Para Pesaing Pesawat Produksi PT. DI
Total
produksi pesawat PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sejak tahun 1976
hingga 2012 mencapai 347 unit, bukanlah angka yang sedikit, namun di
luar sana, persaingan sangatlah ketat. Setidaknya ada 4 jenis pesawat
yang menjadi pesaing berat PT Dirgantara, apa saja?
Dikatakan Vice President Corporate Communication PT DI Sonni Ibrahim ketika ditemui di The 12th Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition, Kamis (28/3/2013), ada 4 pesaing berat PT DI saat ini.
Dikatakan Vice President Corporate Communication PT DI Sonni Ibrahim ketika ditemui di The 12th Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition, Kamis (28/3/2013), ada 4 pesaing berat PT DI saat ini.
Pesawat Tempur Made In Indonesia
Indonesia
terus berusaha meningkatkan persenjataan militernya, termasuk juga
membangung pesawat tempur sendiri. Saat ini Indonesia masih mengandalkan
pembelian pesawat tempur dari Rusia yakni Sukhoi 30.
Vice President Corporate Communication PT Dirgantara Indonesia (PT DI) Sonni Ibrahim mengatakan, sejak 2010 lalu Indonesia sudah mulai merancang pesawat tempur sendiri.
Label:
IFX,
industri pertahanan,
pesawat tempur,
pt. di
Kembali, Malaysia Berminat Akuisisi 4 Pesawat Produk PT. DI
Ikut berpertisipasinya PT Dirgantara Indonesia di Airshow The 12th
Langkawi International Maritime & Exhibition ternyata membuat
Malaysia berkeinginan membeli 4 pesawat buatan made in Bandung tersebut.
Vice President Sales and Marketing PT DI, Arie Wibowo mengungkapkan Malaysia akan membeli 4 pesawat buatan PT DI.
"Malaysia sudah menyatakan ingin membeli 4 pesawat PT DI," kata Arie ketika ditemui di Bandara Langkawi, Malaysia, Kamis (28/3/2013).
Dikatakan Arie, 4 pesawat tersebut yakni 2 CN295 MPA dan 2 pesawat CN235 ASW.
Vice President Sales and Marketing PT DI, Arie Wibowo mengungkapkan Malaysia akan membeli 4 pesawat buatan PT DI.
"Malaysia sudah menyatakan ingin membeli 4 pesawat PT DI," kata Arie ketika ditemui di Bandara Langkawi, Malaysia, Kamis (28/3/2013).
Dikatakan Arie, 4 pesawat tersebut yakni 2 CN295 MPA dan 2 pesawat CN235 ASW.
Subscribe to:
Posts (Atom)



