Showing posts with label singapura. Show all posts
Showing posts with label singapura. Show all posts

Tuesday, December 03, 2013

Singapura Beli 2 Kapal Selam Dari Jerman


SINGAPURA   : Singapura, yang secara militer paling modern di Asia Tenggara, Senin (2/12/2013), mengatakan, pihaknya membeli dua kapal selam baru dari kontraktor pertahanan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian pertahanan Singapura mengatakan, negara itu telah menandatangani kontrak untuk memperoleh dua kapal selam "Type 218SG", yang diproyeksikan akan diserahkan tahun 2020.

Pernyatakan itu menyebutkan, kesepakatan mencakup sebuah paket logistik dan pengaturan pelatihan awak di Jerman, tetapi tidak mengungkapkan total biaya pembelian.

Thursday, October 10, 2013

Singapura Beli 6 Sistem Radar AN/TPQ-53 dari AS


Sistem radar AN/TPQ-53
Singapura :  Defense Security Cooperation Agency (DSCA) pada hari ini menotifikasi Kongres AS tentang kemungkinan penjualan 6 unit sistem radar AN/TPQ-53 Counterfire Acquisition kepada Singapura dan peralatan yang terkait, suku cadang, pelatihan dan dukungan logistik dengan perkiraan biaya AS$ 179 juta (sekitar Rp 2 triliun ).

Sebelumya pemerintah Singapura telah mengajukan permohonan untuk membeli 6 unit sistem radar AN/TPQ-53 yang kemampuan pindai sektornya 120 derajat, perangkat lunak, peralatan pendukung simulator, generator, unit daya, publikasi dan dokumentasi teknis, cadangan dan peralatan perbaikan, live fire exercise, peralatan komunikasi tambahan, peralatan dan perlengkapan uji coba, pelatihan dan peralatan personil, dan dukungan teknis dari pemerintah AS dan kontraktor, repair dan return, Quality Assurance Teams, dan elemen atau program dan dukungan logistik terkait lainnya. Biaya diperkirakan sebesar AS$179 juta.

Usulan penjualan yang diajukan oleh DSCA AS ini akan memberikan kontribusi bagi kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS karena akan meningkatkan kemampuan pertahanan Republik Singapura untuk berkontribusi untuk keamanan regional, yaitu untuk kontra pembajakan dan kontra terorisme dan terus menstabilkan chokepoint kritis dimana banyak barang yang dibutuhkan dunia dikirimkan melalui kawasan Asia Pasifik terutama Selat Malaka.

Saturday, September 21, 2013

Jet Tempur F-15SG Singapura Resmi Operasional


Jet tempur F-15SG multiperan baru milik Angkatan Udara Singapura (RSAF) resmi operasional secara penuh. Hal ini ditandai dengan sebuah upacara yang diresmikan oleh Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen di Pangkalan Udara Paya Lebar, Rabu, 18 September 2013.

F-15SG RSAF
F-15SG RSAF (Foto:(U.S. Air Force photo/ Airman 1st Class Renishia Richardson))
F-15SG, yang dioperasikan oleh Skuadron 149, adalah salah satu varian tercanggih dari jet tempur F-15. Angkatan Udara Republik Singapura menerima pesawat ini pada tahun 2009. Sejak saat itu, para pilot, petugas sistem senjata dan kru pemeliharan telah menjalani latihan secara intensif untuk mengoperasikan dan memelihara pesawat. Pesawat ini juga telah ikut serta dalam beberapa latihan tempur besar.

Tuesday, June 18, 2013

Geopolitik : Indonesia Itu "Mimpi Buruk" Bagi Singapura


Jika bicara konfrontasi terbuka, sebenarnya cukup dengan 1000-an roket dari Aceh atau Medan niscaya Singapura bakal minta-minta ampun angkat bendera putih, kayak Israel sewaktu menggelar operasi militer bertajuk Pillar of Cloud dan Cast Lead di Palestina.

Persoalannya, bangsa ini telah dilumpuhkan pemahaman geopolitik, dilemahkan dari sisi internal dengan paket DHL (demokrasi, HAM dan lingkungan), korupsi, konflik komunal, dll sehingga sibuk di tataran hilir, kepruk-keprukan antar sesama warga sendiri. Tapi saya yakin, suatu ketika akan tiba saatnya!

Wednesday, March 13, 2013

Melirik Alutsista Negara Jiran

AV 8 Angkatan Darat Malaysia
Malaysia baru baru ini mempertontonkan kepada publik kendaraan tempur baru untuk Tentara Darat mereka. Penampilan prototipe kendaraan tempur lapis baja 8×8 ini menjawab keraguan publik akan hasil kerjasama antara dua perusahaan FNSS Turki dan Deftech Malaysia.
AV 8 Malaysia
FNSS dan Deftech  akhirnya mampu menampilkan armoured fighting vehicle beroda 8 yang dilengkapi  kanon Bushmaster kaliber 25mm. Kanon 25 mm ini juga digunakan pada kendaraan tempur beroda rantai ACV-300 yang dikembangkan oleh FNSS dan telah diakuisisi untuk Angkatan Darat Malaysia.
AV 8 Malaysia
Prototipe ini dikirim ke Malaysia untuk menjalani uji coba, terutama kinerjanya menghadapi kontur bumi dan kondisi tanah di Malaysia serta pengaruh cuaca. Kendaraan yang merupakan pengembangan dari FNSS “Pars” 8×8 ini mempunyai berat sekitar 24 ton.
Malaysian akan mengembangkan kendaraan AV8 dalam 12 varian yang akan diserahkan bertahap dari 2013 hingga 2018 dengan jumlah 257 unit senilai US$ 2.4 Miliar.

Dari jumlah 257 unit, sebanyak 168 unit akan dilengkapi dengan kanon 30mm dan 25mm, termasuk 54 unit dilengkapi dengan ATGM Ingwe buatan Afrika Selatan,  10 unit akan dilengkapi dengan RWS cal 50, dan 8 unit dilengkapi mortar 120mm. Sisanya adalah versi komando, reconnaissance dan support dalam berbagai versi.
Saat ini ada 2 Prototype AV 8 dan akan memasuki produksi massal pada akhir 2013 atau 2014. Kendaraan ini untuk  menggantikan Condor (4×4) buatan Jerman Barat dan Sibmas (6×6) buatan Belgia yang sekarang ini masih digunakan oleh Angkatan Darat Malaysia.

Singapore Develops Smart Fence for Perimeter Protection




AgilFence PIDS : Perimeter Intrusion Detection System (all images : STElectronics)

TAIPEI — Singapore Technologies Electronics (ST Electronics) has solved major problems with sensor-based perimeter security fencing.

ST Engineering has developed a cost-effective, fiber-optic, sensor-based perimeter security solution known as the AgilFence Perimeter Intrusion Detection System (PIDS), said Tang Kum Chuen, president, ST Electronics, Communications & Sensor Systems Group. It can secure borders, military facilities and high-asset commercial properties.

The Singapore security environment offers many comparisons to problems other countries face today.

“When it comes to border security, terrorism is seen as the main threat, though of course the authorities are keen to prevent illegal immigrants coming over,” said Ian Storey, fellow, Institute of Southeast Asian Studies, Singapore.

Tuesday, February 05, 2013

Analisis : Mengajak Singapura Berharmoni


Negeri multi etnis yang terjepit di mulut Johor dan diapit Batam merupakan simbol dari keberhasilan menata cara pandang multi dimensi ditengah keterbatasan sumber daya alam.  Apakah itu membangun struktur ekonomi berbasis jasa, membangun kesejahteraan sumber daya manusianya dan membangun sistem pertahanan menyengat untuk meyakinkan komunitasnya terhadap apa yang disebut keberlangsungan hidup dan kewibawaan menjaga keunggulan Singapura.

Maka keseharian Singapura bisa dilihat dari kesibukannya meningkatkan image, menarik wisatawan, memelihara posisi keunggulan sebagai pusat jasa bisnis dunia. Menyelenggarakan balap mobil formula satu malam hari adalah diferensiasi marketing yang tak terduga dan sukses untuk mengambil hati pelancong.  Belum lagi ketika korban perkosaan di India tiba-tiba harus dirawat di RS Mount Elizabeth dan akhirnya meninggal, merupakan bagian dari upaya memasarkan diri, menyatakan diri sebagai yang terbaik.  Setidaknya ingin mempopulerkan imagenya yang sudah dikenal luas itu.

Wednesday, November 14, 2012

RI - Singapura Berencana Produksi Alutsista Bersama RWS

PRODUKSI dan pengembangan perangkat militer terus dilakukan Indonesia, baik secara mandiri maupun kerjasama. Ini diantaranya dilakukan dengan Singapura melalui PT Pindad, Bandung dan Singapore Technologies Kinetics Ltd (ST Kinetics) Singapura, mengembangkan kerjasama produksi perangkat pembidik dan perlindungan individu penembak untuk kendaraan lapis baja atau tank bernama Terrex RSTA.

Perangkat semacam Terrex RSTA adalah sistem pendukung yang dilengkapi perangkat elektronik, baik untuk mengintip maupun memperjelas sasaran serta situasi sekitar. Prajurit tak perlu keluar dari panser untuk menembak, cukup menembak dari dalam ruangan kendali kendaraan tempur lapis baja atau truk.

Ini membuat keamanan personel terlindungi dari risiko serangan musuhnya, dan penglihatan sasaran cukup dilihat dari tampilan layar monitor. Perangkat seperti yang dipasang pada sejumlah kendaraan tempur marinir Amerika.

Menurut seorang pimpinan ST Kinetics, Lim Miah Wee, didampingi Predir PT Inter Korana Inti Adi Sunaryo, selaku mitra, di sela-sela Pameran Industri Pertahanan Indo Defense, di Jakarta, Kamis (8/11) lalu, rencananya Terrex RSTA akan di coba dipasangkan pada panser buatan PT Pindad, pekan ini. Ini sebagai optimalisasi sistem penembakan sekaligus pengamanan individual pada kendaraan lapis baja 6x6 Anoa, produksi PT Pindad.

Terrex RSTA yang digunakan memang pas ukurannya untuk melengkapi senapan mesin berat (SMB) kaliber 12,7 mm x 99 (.50 Browning) produksi PT Pindad yang mengikuti model ST Kinetics, yaitu CIS 50 MG. Panser 6x6 Anoa produksi PT Pindad tengah diuji apakah dapat dioptimalkan dengan dilengkapi perangkat Terrex RSTA tersebut.

Humas PT Pindad, Tuning Rudiyat yang dikonfirmasi, Minggu (11/11), belum memberikan keterangan.

Sumber Pikiran Rakyat

TEBAK-TEBAK BUAH MANGGIS: ANTARA BLACK FOX, KW2, DAN…TERREX




Awalnya adalah foto spyshot yang muncul di salah satu forum populer yang membahas kemiliteran, sehari sebelum pelaksanaan IDAM 2012. 

Dalam foto yang dipotret salam satu member forum dan menyebar ke dunia maya, terlihat satu truk trailer mengangkut sebuah ranpur yang ditutupi terpal hijau. Bak seorang putri, hanya bagian depan dan kaki-kakinya yang tersingkap, menyisakan misteri ranpur apakah gerangan?

 
 

Karena berbarengan dengan pelaksanaan IDAM, serta gossip bahwa Pindad akan menghadirkan 4 jenis ranpur terbaru, spekulasi pun menyeruak. Apakah itu salah satu dari Tarantula, versi lokal dari Daewoo Infracore Black Fox yang akan diadopsi menjadi panser kanon dengan kubah CSE 90 buatan CMI? Apalagi sosok ranpur seksi di balik terpal tersebut menampakkan kubah, jadi ada harapan kalau itu memang panser kanon.

Akhirnya, IDAM sendiri berakhir antiklimaks, Pindad hanya membawa Komodo dan Rantis Pendobrak Sherpa yang sebenarnya bukan barang yang baru-baru amat. Nah, sosok ranpur 8x8 yang ditarik trailer tersebut, setelah melalui pertapaan yang mendalam dan salah satu bisikan member ARC, dapat diyakini 90% sebagai Singapore Technologies Kinetics (STK) Terrex, kendaraan tempur masa depan Singapura yang merupakan komponen inti dari program prajurit masa depan mereka, 3G Soldier. 

Hal ini terlihat dari pijakan kaki dan struktur dari dop roda yang dipenuhi rivet/ mur kecil. Selain itu antara roda pertama dan kedua tidak dipisahkan oleh sponson/ mud guard. Apakah Pindad berencana menandingkan Terrex dengan Black Fox? Kita tunggu saja!

Pada perkembangannya kemudian, Redaksi ARC mendapat bisikan bahwa betul kendaraan yang dimaksud adala Terrex. Hal ini juga dikonfirmasi oleh harian umum Pikiran Rakyat Edisi 12 November. 

 

Dalam berita tersebut disebutkan bahwa Pindad akan bekerja sama dengan STK Singapura soal Remote Weapon System, untuk nantinya dipasangkan di Anoa.

Hanya saja, pemahaman wartawan umum rupanya kurang jelas, sehingga Terrex disebutkan sebagai Remote Weapon System. Padahal, Terrex adalah ranpur yang membawa RWS tersebut. Jadi kemungkinan besar, kehadiran Terrex di Indonesia adalah untuk presentasi produk RWS yang nantinya akan diadopsi Pindad.

 
 

Pindad sendiri memang memiliki rencana memasangkan RWS ke Panse Anoa. Sejauh ini sudah beberapa perusahaan pembuat RWS melakukan presentasi hingga uji lapangan. Salah satunya adalah RWS buatan FN Belgia.





Sumber : ARC

Saturday, October 27, 2012

Singapura Apresiasi Peran Indonesia dalam Isu Laut China Selatan


http://www.jurnas.com/fototmp/detail/58417-74831-3612786-0-d03c2be953da616e3dc7f070ffc745ed.jpg?1351129612
HUBUNGAN bilateral Indonesia - Singapura semakin kuat. Faktor kerja sama ekonomi yang saling menunjang menjadi faktor pendorongnya. Singapura mengapresiasi peran Indonesia dalam isu Laut China Selatan

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Marty Natalegewa ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura K Shanmugam di Yogyakarta, Rabu (24/10) di sela-sela pertemuan ke-5 Asian Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction.

Dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri dinyatakan, kedua menteri sependapat bahwa hubungan kedua negara secara keseluruhan berlangsung baik dan semakin kuat.

Ini tercermin dengan semakin meningkatnya angka perdagangan antara kedua negara. "Singapura merupakan investor terbesar di Indonesia," kata Marty.

Sementara Shanmugam menggambarkan kerja sama ekonomi dengan Indonesia sangat menguntungkan.

Selain isu bilateral, pertemuan ini juga membahas isu seputar kawasan Laut China Selatan. Shanmugam menyambut baik prakarsa Marty tentang Zero Draft COC (code of cunduct) dan mengapresiasi peran Indonesia dalam mengelola isu Laut China Selatan.

Pertemuan bilateral ini merupakan forum 6 bulanan yang membahas kerja sama dua negara dan isu-isu strategis tentang kawasan.

Pertemuan dua menteri ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan dua kepala negara bulan depan.

Menurut Marty, pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam itu juga akan membahas perkembangan kerja sama antara kedua negara.

Wednesday, July 25, 2012

RI, AS, Australia, Singapura Dan Thailand Lakukan Latihan Militer Bersama

DARWIN-(lantangq4683) : Pesawat-pesawat tempur Australia, Amerika Serikat dan Indonesia akan bergabung dengan pesawat-pesawat tempur dari Singapura, Thailand dan Selandia Baru untuk melakukan simulasi tempur di atas Northern Territory, Australia, pekan ini.

Militer Indonesia akan mengirim jet-jet tempur Sukhoi untuk berpartisipasi dalam latihan itu, sebuah langkah yang menurut para pengamat mengisyaratkan babak baru kerjasama antara kedua negara bertetangga di Asia-Pasifik itu.


Rory Medicalf, Direktur Program Keamanan Internasional di Lowy Institute, sebuah lembaga kajian yang berbasis di Sydney, mengatakan bahwa Indonesia menghadirkan pesawat tempurnya ke Australia untuk latihan ini, merupakan isyarat meningkatnya kepercayaan dalam hubungan pertahanan kedua negara.


Hubungan militer Canberra dengan Jakarta menegang dalam beberapa dekade terakhir. Hubungan mereka benar-benar diuji pada 1999, ketika pasukan Australia dikirim ke Timor-Timur untuk menghentikan kekerasan yang diakibatkan aksi-aksi kelompok milisi yang menentang pemisahan diri dari Indonesia.


Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan kedua negara terus meningkat, khususnya dalam kerjasama mengatasi bencana alam dan anti-terorisme, termasuk dalam membongkar jaringan teroris pelaku serangan bom yang menewaskan 202 orang di pulau wisata Bali pada tahun 2002.


Medicalf mengatakan keterlibatan Indonesia dalam latihan perang dengan pasukan Australia dan pasukan Amerika akan memberi Washington keyakinan bahwa Jakarta tidak akan menentang rencana perluasan keterlibatan militer Amerika dengan Asia.


Latihan militer yang disebut
Exercise Pitch Black ini berlangsung dari tanggal 27 Juli hingga 17 Agustus. Kegiatan multinasional ini berlangsung dua tahun sekali selama dua dekade terakhir namun yang kali ini merupakan yang terbesar.

Seorang jurubicara militer mengatakan, hingga 85 pesawat tempur dan lebih dari 2.000 personil akan berpartisipasi. 


Sumber : Voanews

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...