Showing posts with label kapal selam. Show all posts
Showing posts with label kapal selam. Show all posts

Sunday, April 27, 2014

Indonesia interested in Russian submarine "Amur-1650"





Indonesian Navy Command interested Russian diesel-electric submarines of the "Amur-1650". On this, as reported by ITAR-TASS news agency, said the director of "Rosoboronexport" roving Nicholas Dimidyuk. According to him, the Indonesian delegation announced its interest during the inspection of the Russian exposition at the international exhibition DSA-2014 in Malaysia. 

Do you plan to Indonesian military to begin negotiations for the purchase of ships, is not specified. Earlier, the Ministry of Defence of Indonesia led negotiations with Russia on the purchase of second-hand submarines of Project 877 "Halibut". These ships Russia has offered the Indonesian military in August 2013. Later Indonesia declared its refusal to purchase submarines as military did not satisfy their technical condition. 

Monday, March 31, 2014

SEKILAS KILO KLAS SUBMARINE type 877K TNI AL

Kapal Selam Kilo Class Proyek 877 EKM
Kapal Selam Kilo Class Proyek 877 EKM
Ngomomg-ngomong soal “Hoax”, saya sengaja memebuat artikel “Hoax” ini mengenai kemampuan Kapal selam Kilo kita yang hasil pengadaaan tahun 2007 lalu. Terserah deh tanggapan para warjager di sini sesuai dengan “azas dan paham keyakinan masing-masing” bagaimana, so saya hanya memberikan sedikit pencerahan saja.
Data KS Kilo kita adalah sebagai berikut: panjang 72,6 meter lebar badan tekan 9,9 meter, sarat kapal 6,6 meter. Tetapi Kilo kita diperpanjang sekitar delapan meter untuk penempatan AIP, air independent propulsion.fuell cell system. Penambahan ruangan yang dipergunakan untuk tangki LOX (liquid oxygen) dan hybrid hidrogen.

Kapal Selam Jerman 'U-Boat' Berkeliaran di Pesisir Asia



Tipe 035

Setelah lebih satu dekade China belum juga menemukan pembeli kapal selam diesel listriknya, akhirnya pada Desember 2013 China sepakat menjual dua kapal selam Tipe 035G kepada Bangladesh yang masing-masing senilai USD 103 juta.

Dalam perjanjian kontrak dengan Bangladesh, Tipe 035G harus dikirimkan dalam waktu paling lama lima tahun. Hal ini mengindikasikan kapal selam yang akan dibeli oleh Bangladesh ini baru akan dibangun. Di sisi lain, China dan Pakistan hingga kini masih mentok dalam negosiasi harga dan syarat untuk penjualan enam kapal selam Tipe 041 China.

Tipe 035G termasuk jenis kapal selam yang murah, karena masih menggunakan desain lama yaitu desain semasa Perang Dunia II. Namun China dengan kegigihan mereka yang khas terus meningkatkan desain dan kemampuan kapal selam ini.

Arrival of 3 Killers Which Equips Kilo Submarine of Vietnamese Navy



First and second submarines of Vietnamese Navy : HQ-182 Hanoi and HQ-183 Ho Chi Minh (photo : tuoitre)

Six Vietnamese Navy's Kilo 636.1 will not equipped with   VA-111 Shkval super  torpedo as people have speculated previously.


Kilo Vietnam will not use super torpedo compartment VA-111 Shkval as previously rumored. Instead, in 2009, Vietnam has decided to buy two types of Russian anti-submarine torpedoes, anti-ship 53-65 and anti-submarine torpedoes TEST 71.

The information above has been Research Institute Stockholm International Peace (SIPRI) revealed on 17/3.

According to SIPRI, the two torpedo  53-65 and TEST 71 will be combined with the type of anti-ship cruise missiles 3M-54 Klub to form a trio of powerful offensive weapon for the diesel-electric submarines of the Vietnamese Navy's Kilo 636.1 submarines.

All three main weapons on this Kilo Vietnam have been ordered since 2009 as part of a deal to buy six Kilo-class submarines, and are expected to be completed in 2016.


Monday, March 24, 2014

Opini : Tabah Sampai Akhir

Analisis : Adakah yang salah dengan semboyan kesatuan Hiu Indonesia ini. Jawabnya tentu tidak.  Bahkan jika kita melihat perjalanan pasukan dan alutsista kapal selam kita itu sepanjang setengah abad ini maka sebutan Tabah Sampai Akhir (Wira Ananta Rudira) itu memang layak disandang.  Karena sepanjang setengah abad itu, sejak tahun 70 an hanya 2 kapal selam yang menjaga laut luas republik ini dengan satu pergantian generasi.
 

 
Serah terima jabatan pergantian generasi kapal selam itu dilakukan tahun 80 an.  KRI Bramastra dan KRI Pasopati buatan Rusia tak mampu lagi meneruskan langkahnya lalu diganti dengan kapal selam dengan teknologi bagus pada dekade itu yakni KRI Cakra dan KRI Nanggala buatan Jerman.  Khusus untuk KRI Pasopati agar tidak terkubur bersama jaman maka jasadnya diabadikan sebagai monumen kapal selam di Surabaya.
 

 
Hampir 40 tahun perjalanan Cakra Class malang melintang.  Selama kurun itu tak pernah ada pertambahan kekuatan.  Dan  selama itu pula tidak pernah ada keluhan dari awak Hiu Kencana dalam menjalankan tugas mulianya mengawal tanah air tercinta.  Karena dalam menjalankan tugas semboyan itu melekat di hati mereka, tabah sampai akhir.

Tuesday, March 18, 2014

Menerawang Road Map Kapal Selam Produksi PT PAL


 
Kredit foto KS Nanggala saat dipotong di DSME korea
Kredit foto KS Nanggala saat dipotong di DSME korea
JKGR : Setelah kita mendengar pembelian KS Kilo batal dan pemerintah lebih memilih untuk pengadaan KS dalam negeri berbasis TOT KS Changbogo class dari Korea. Maka sebagai analisator kita hanya bisa membuat analisa apa saja teknologi kapal selam Type U Jerman yang bisa diaplikasikan untuk KS ke empat yang akan diproduksi oleh PT PAL setelah menyelesaikan pembuatan KS Changbogo yang ke tiga.

PT PAL dalam pembuatan dan pengembangan Kapal selam yang ke empat pastinya harus lebih baik dari CBG class yang sudah diajarkan oleh korea Alasannya selain untuk tidak meniru hak paten pengembangan U 209 dari Korea, PT Pal juga harus memenuhi standar tinggi yang ditetapkan oleh usernya yaitu TNI AL. Salah satu Lagu Wajib yang harus dipenuhi oleh TNI AL dalam speck KS yang diinginkan yaitu bisa menembakkan rudal sub berdaya jelajah menengah 300-400 km. Untuk itu PT PAL harus belajar kepada ahli ahlinya yang mempunyai teknologi tersebut yaitu Jerman dan Rusia.

Sekarang kita akan membahas yang teknologi Jerman dan yang berteknologi Rusia karena PT PAL membangun CBG berbasis KS U209 buatan Jerman. Sedangkan kapal selam buatan Jerman teranyar yang mampu menembakkan rudal sub tersebut adalah KS U-212 dan U-214.

Wednesday, January 29, 2014

Indonesia Jajaki Pembelian Dua Kapal Selam Kilo Dari Rusia

JAKARTA : Kepala Satuan Angkatan Laut Laksamana Marsetio berencana membeli kapal selam kelas Kilo dari Rusia.

"Kami akan melihat dulu dua kapal selam yang ditawarkan itu," kata Marsetio ketika ditemui di acara penyerahan tank amfibi di Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa, 28 Januari 2014.

Saat ini Indonesia sudah memiliki dua unit kapal selam tipe 209/1300 buatan Jerman. September 2013 lalu, Indonesia memesan dua unit kapal selam tipe U-209 yang kini dalam proses pembuatan di Korea Selatan. Meski demikian, kebutuhan kapal selam untuk mempertahankan teritorial maritim Indonesia masih dianggap kurang.

"Idealnya kita butuh 12 unit kapal selam, jadi masih kurang lima unit lagi," kata Marestio.
Duta Besar Indonesia untuk Rusia Djauhari Oratmangun mengatakan proses peninjauan kapal selam yang ditawarkan Rusia akan dilakukan pada Februari mendatang.

Saturday, January 11, 2014

Di Balik Keheningan Kapal Selam



Indonesia pernah merupakan Negara yang memiliki kekuatan angkatan laut terbesar kedua di Asia. Kekuatannya berintikan Kapal Penjelajah kelas Sverdlov, KRI Irian, yang berbobot 16.640 ton dan berawak 1.270 orang termasuk 60 perwira memiliki 12 meriam raksasa kaliber 6 inci.

Indonesia juga pernah memiliki 12 Kapal Selam (KS) kelas Whiskey, Kapal Tempur kelas Fregat. Sedangkan di udara hadir pembom torpedo Il-28T, heli Mi-4 Anti KS, serta AS 4 Gannet. Namun sayangnya, kondisi Alut Sista saat ini jauh dari kebutuhan untuk menjaga dan mempertahankan Negara.
 

Kekuatan TNI AL khususnya, kapal perang sebagai inti kekuatan laut saat ini memang menunjukkan jumlah yang cukup besar. Namun, menjadi pertanyaan apakah sudah memenuhi postur pertahanan Negara yang dibutuhkan?
 

Kapal Republik Indonesia (KRI) berjumlah 132 kapal, KRI, dengan kekuatan utama berupa kekuatan pemukul (
 Striking Force) terdiri dari 40 KRI yang memiliki persenjataan strategis. Utamanya dua KS jenis Cakra, sejumlah Fregat dan Korvet. 
 

Friday, January 03, 2014

"Hanoi" Submarine Launched at Cam Ranh Bay

HQ 182 Hanoi submarine (photos : tuoitre, datviet, vietbao, tienphong)

QĐND Online - After more than 40 days beyond the sea , the evening of 1-1-2014 , Rolldock Sea freighter carrying kilo class submarine named HQ - 182 Hanoi has access to Cam Ranh port security. 

Indonesia Beli Lima Kapal Selam Kilo Class Rusia



JAKARTA. Kementerian Pertahanan (Kemhan) terus membeli beragam perserjataan dan peralatan militer untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista). Pembelian peralatan militer yang segera terealisir adalah kapal selam dari Rusia.

Kabar yang beredar, Indonesia mengincar lima kapal selam berjenis Kilo Class. Kapal ini merupakan kapal selam untuk perang, yang dilengkapi senjata seperti peluru kendali, torpedo, antiranjau, anti peluru kendali, dan rudal Yakhont. Adapun daya jelajah rudal tersebut mencapai 300-400 kilometer (kin).

Masih dari produk Rusia, pemerintah juga akan menambah pesawat tempur Sukhoi. Ada enam pesawat yang akan dibeli. Ini untuk melengkapi sejumlah pesawat Sukhoi di TNI Angkatan Udara (AU) yang sebelumnya sudah datang pada Februari 2013.

Di Tahun Baru, AL Rusia Terima Kapal Selam Canggih


Moscow : Angkatan Laut (AL) Rusia telah menerima sebuah kapal selam canggih bertenaga nuklir, Severodvinsk pada malam Tahun Baru.

Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin pada Selasa mengatakan, pasukan ALRusia menerima kapal selam nuklir generasi ke-4, yang telah dibangun di galangan kapal Sevmash di utara Rusia sejak tahun 1993. Demikian dilaporkan Russia Today seperti dikutip Press TV, Rabu (1/1)

"Kemarin, kapal selam nuklir induk dari proyek Yasen telah diserahkan kepada Angkatan Laut untuk operasi uji coba," kata Rogozin di laman Twitter, mengkonfirmasi laporan sebelumnya oleh RIA Novosti.

Monday, December 09, 2013

Kilo, Si Penjelajah Bawah Laut


Surabaya  : Kapal selam kelas Kilo asal Rusia pertama kali beroperasi pada awal dekade 1980-an. Kapal yang didesain Rubin Central Maritime Design Bureau St Petersburg ini pada tahap selanjutnya diproduksi dengan tipe 877EKM dan 636. 

Kemudian ada Lada (Project 677) yang diluncurkan pada November 2004. Awalnya kelas Kilo dibangun di galangan kapal Komsomolsk, tetapi sekarang dipindah ke Shipyard Admiralty di St Petersburg. Kapal teknologi Rusia ini diminati banyak negara. China telah memiliki dua kapal selam Tipe 636, yang kedua bergabung dengan armada China pada Januari 1999. Indonesia juga telah memperlihatkan minatnya sejak 2007. 

Seputar Pengadaan Kapal Selam Kilo


Jakarta   : Korps Hiu Kencana, TNI Angkatan Laut (AL), dan bangsa ini mendapat kabar gembira. Ini terkait dengan kepastian pemerintah memborong kapal selam kelas Kilo dari Rusia. 

Pembelian ini merespons tawaran pemerintah Negeri Beruang Merah sebelumnya kepada Indonesia untuk membeli 10 kapal selam bekas. Kepastian ini diumumkan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (Menhan) dan Kepala Staf Angkatan laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio kepada wartawan seusai bertemu dengan delegasi Rusia, Jumat (6/12). “Ada rencana pembangunan kapal selam besar-besaran di Indonesia. Kami telah bicara dengan tim dari Rusia,” ujar Purnomo saat jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2013). 

Saturday, December 07, 2013

KSAL : "Saat ini TNI AL memiliki tujuh unit kapal selam" ..???


Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut.Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Slamet Soebijanto mengatakan, penambahan kapal selam itu sangat dibutuhkan mengingat dua pertiga wilayah Indonesia merupakan lautan.
KSAL : Saat ini TNI AL memiliki tujuh unit kapal selam..???
Kapal selam INS Chakra buatan Rusia  | Foto : altileri.blogspot.com

Sementara alat sistem utama pertahanan (alutsista) untuk mendukung operasi laut masih jauh dari batas ideal minimum pertahanan. Untuk mendukung pertahanan laut, minimal Indonesia harus memiliki 12 kapal selam.

"Jumlah ini sesuai dengan poin yang ada di wilayah laut Indonesia," kata Slamet di Jakarta, Jumat 6 Desember 2013.


Saat ini TNI AL memiliki tujuh unit kapal selam. Dua kapal selam jenis U-209/1400 dari Jerman. Dua jenis kapal selam jenis Scorten buatan Prancis dan tiga kapal selam jenis U-209 dari Korea Selatan.

"Kita akan menambah kekurangan kapal selam buatan Rusia jenis Kilo Class (B/M), dua kapal selam Kilo (S/H) dan dua Amur Class 950 (B/M). Keduanya dilengkapi senjata seperti seperti peluru kendali, torpedo, antiranjau, anti peluru kendali dan rudal Yakhont," ujarnya.

Indonesia Rusia Kerjasama Bangun Armada Kapal Selam Indonesia


JAKARTA  : Sejak dicanangkannya Rencana Pembangunan Kekuatan Pertahanan (Bangkuathan) pada tahun 2010 yang tertuang dalam Rencana Strategis I, II dan III (Renstra), pemerintah berupaya untuk membangun armada kapal selam Indonesia.
  
Seperti diketahui wilayah Indonesia memiliki tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang disebut dengan SLOC (Sea Lines of Communication) dimana untuk wilayah timur Indonesia, SLOC/ALKI terbagi menjadi tiga bagian. Mengingat laut di wilayah Indonesia Timur memiliki kedalaman yang cukup maka sangat dimungkinkan apabila operasi kapal selam dilakukan di wilayah Timur Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Menhan Purnomo Yusgiantoro, Jumat (6/12) saat melakukan jumpa pers dengan sejumlah wartawan media cetak, elektronik dan media on line, di kantor Kemhan Jakarta. Saat melakukan jumpa pers dengan awak media, Menhan didampingi oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Dirjen Strahan Mayjen TNI Sonny E.S. Prasetyo, M.A., Dirjen Renhan Marsda TNI FHB Soelistyo, S.Sos dan sejumlah perwira tinggi di lingkungan TNI AL.

Kemhan Kirim Team Khusus Kapal Selam Ke Rusia


Jakarta  : Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI akan mengirimkan tim khusus untuk melihat secara fisik kondisi kapal selam Kilo Class bekas buatan Rusia yang telah ditawarkan kepada Indonesia. 

"Ini merupakan kerja sama lanjutan antara Indonesia dengan Rusia, dari Angkatan Laut, kami akan kirim tim ke Rusia untuk melihat kondisi kapal selam Kilo Class," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, di Kantor Kemhan, Jakarta, Jumat. 

Menurut dia, Indonesia memiliki dua pilihan untuk memperkuat armada laut nasional, khususnya pengadaan kapal selam, yakni pertama, mendatangkan kapal selam kilo class bekas buatan Rusia, dan opsi kedua, membangun kapal selam baru berteknologi Korea. 

Pers Conference Perihal Kepastian Indonesia Ambil Kapal Selam Rusia


Jakarta  : Pagi ini 6 Desember 2013 di aula bhineka tunggal ika kantor kementerian pertahanan, menteri pertahanan pak pur bersama dengan Ksal marsetio mengumumkan bahwa telah terjadi kesepakatan antara pemerintah indonesia dengan pemerintah rusia untuk bekerjasama memperkuat armada kapal selam. 

Kapal Selam Kilo dipastikan akan hadir bersama denganRudal S Club. 

Alhammdullilah...!!!! 

.Indonesia Borong Kapal Selam Rusia

Jakarta  : TNI Angkatan Laut akan membeli sejumlah kapal selam class kilo dari Rusia dalam waktu dekat ini. Tujuan pembelian kapal selam tersebut untuk menjaga pertahanan batas laut selatan Indonesia.

 
"Karena di laut selatan Indonesia itu termasuk laut dalam dan cocok di sana. Selain itu di laut selatan terdapat lima titik jalur yang harus dijaga apabila musuh datang," ujar Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di kantornya usai rapat dengan Kepala Staf Angkatan laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio dan delegasi Rusia, Jumat (6/12).
 

 
Purnomo menambahkan alasan pembelian dari Rusia karena teknologi yang dimiliki negeri komunis itu sangat canggih. Kecanggihan tersebut yakni kapal selam class kilo memiliki rudal pengendali dari bawah laut ke permukaan.
 

Tuesday, December 03, 2013

Singapura Beli 2 Kapal Selam Dari Jerman


SINGAPURA   : Singapura, yang secara militer paling modern di Asia Tenggara, Senin (2/12/2013), mengatakan, pihaknya membeli dua kapal selam baru dari kontraktor pertahanan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian pertahanan Singapura mengatakan, negara itu telah menandatangani kontrak untuk memperoleh dua kapal selam "Type 218SG", yang diproyeksikan akan diserahkan tahun 2020.

Pernyatakan itu menyebutkan, kesepakatan mencakup sebuah paket logistik dan pengaturan pelatihan awak di Jerman, tetapi tidak mengungkapkan total biaya pembelian.

Friday, November 29, 2013

Menhan: Jika Punya Armada Kapal Selam Lengkap, RI Tak Mudah Disadap

Indonesia harus punya kapal selam 10-15 buah untuk perkuat pertahanan.
Kapal selam KRI Nanggala-402

Jakarta – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Jumat 29 November 2013, menyatakan penambahan kapal selam sangat penting dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) negara. Jika Indonesia memiliki armada kapal selam lengkap, Purnomo yakin pertahanan negara akan lebih kuat sehingga Indonesia tidak mudah disadap pihak asing.

“TNI Angkatan Laut mengatakan, kalau RI punya kapal selam 10-15 buah, kita tidak akan disadap lagi,” kata Purnomo dalam diskusi panel bertajuk ‘Membangun Kemampuan Kekuatan Pertahanan Berkelanjutan’ yang diselenggarakan oleh Forum Pemred di Jakarta.

Menurut Purnomo, pembangunan sistem pertahanan merupakan bagian dari harga diri bangsa. “Bangsa yang kuat adalah bangsa yang kuat pertahanannya,” ujar dia.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...