Showing posts with label angkatan laut. Show all posts
Showing posts with label angkatan laut. Show all posts

Monday, June 23, 2014

Hingga Akhir 2014, AL Rusia Akan Terima 50 Lebih Kapal Baru


Novorossiysk, kapal selam dari Project 636
Sebelum akhir tahun ini, Angkatan Laut Rusia akan menerima lebih dari 50 kapal baru, Komandan Angkatan Laut Rusia Laksamana Viktor Chirkov mengatakan pada hari Sabtu.

Salah satunya adalah dari Project 636, yaitu proyek kapal selam diesel listrik yang akan diluncurkan minggu depan. "Pada tanggal 26 juni, kapal selam diesel listrik Rostov-on-Don akan diluncurkan di Dermaga Admiralty untuk Armada Laut Hitam," kata Chirkov. Chirkov menambahkan bahwa semua armada Angkatan Laut Rusia total akan menerima enam kapal selam dari Project 636. Angkatan Laut Rusia juga akan menerima paket pelatihan awak kapal selam di masa mendatang.

Pada tanggal 27 Juni, pasukan penyapu ranjau juga akan menerima kapal penyapu ranjau baru dari Project 12700, kapal yang dikembangkan oleh biro desain Almaz.

Thursday, February 06, 2014

Angkatan Laut China Maju Lebih Cepat dari Perkiraan AS

Kapal induk Liaoning

Angkatan Laut China memiliki rencana ambisius untuk meningkatkan jumlah armada kapal perang dan kapal selam berikut persenjataan maritim dan sensor dalam 15 tahun ke depan, Angkatan Laut AS melaporkan.
Kantor Intelijen Angkatan Laut AS, ONI, memberikan penilaian terhadap Angkatan Laut China yang tertuang dalam Laporan Ekonomi dan Keamanan China ke pemerintah Amerika Serikat. Pejabat ONI menemukan bahwa Angkatan Laut China telah berkembang dari yang awalnya hanya kekuatan littoral (pesisir) menjadi kekuatan yang mampu menjalankan berbagai misi atau dengan kata lain mampu menyerang target yang jauhnya ratusan mil dari daratan China.
Menurut laporan yang pertama kali diterbitkan oleh USNI (US Naval Institute), Angkatan Laut China memiliki 77 kapal kombatan, lebih dari 60 kapal selam, 55 kapal amfibi dan sekitar 85 kapal rudal. Laporan itu menjelaskan bahwa lebih dari 50 kapal angkatan laut telah diluncurkan dan ditugaskan pada tahun 2013, jumlah yang sama juga direncanakan untuk tahun 2014.
"Di era 1990-an, hampir semua kapal perang dan kapal selam China pada dasarnya hanya mampu untuk menjalankan misi tunggal (single platform), tidak dilengkapi peralatan yang memadai untuk dioperasikan di luar dukungan pertahanan darat," kata ONI. Namun sekarang, kapal perusak terbaru China, Luyang III-class DDG, yang kemungkinan akan mulai dioperasikan pada tahun ini, telah dilengkapi dengan sistem radar array bertahap canggih.

Saturday, January 18, 2014

Langkah Baru Kerja Sama TNI AL Dan AL Inggris Dimulai

JAKARTA : Kehadiran kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Daring-D32, di Jakarta, Jumat, untuk kunjungan selama empat hari, menandakan babak baru kerja sama dengan TNI AL untuk menjamin stabilitas dan kemakmuran bersama. 

Pada 2010, telah ditandatangani nota kesepahaman antara Indonesia dan Kerajaan Inggris dalam kerja sama pertahanan. Salah satu pokoknya, menempatkan kerja sama TNI AL dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris, pada posisi strategis. 

"Ini momentum strategis bagi TNI AL untuk mewujudkan angkatan laut yang modern. Kami punya persepsi sama tentang stabilitas dan mempertahankan hal itu," kata Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, di geladak helikopter HMS Daring-D32.

Dia menyambut kehadiran kapal perang kelas destroyer berpeluru kendali itu, bersama kehadiran koleganya, Kepala Staf Angkatan Laut Kerajaan Inggris, Admiral Sir George Zambellas. Ini adalah kehadiran pertama seorang First Sea Lord and Chief of Naval Staff Royal British Navy (gelar resmi jabatan Zambellas) ke Indonesia selama berpuluh tahun. 

Thursday, December 26, 2013

TNI AL Gelar Latma “ Multilateral Komodo 2014”


Jakarta  : TNI Angkatan Laut akan menyelenggarakan latihan bersama (Latma) Multilateral Naval Exercise Komodo 2014 pada bulan April 2014 dengan mengikutsertakan negara-negara ASEAN dan sejumlah negara sahabat luar ASEAN. Sebanyak 18 negara yang telah konfirmasi dengan mengikutsertakan alutsista kapal perangnya. 

Latihan akan digelar di perairan Indonesia di laut Natuna dan Anambas.  TNI Angkatan Laut sendiri mengikutsertakan 12 KRI yang terdiri dari 2 Van Speijk, 2 Sigma, 2 LPD, 3 ATF, 2 PK, dan 1 LST, sedangkan alutsista Pesud TNI Angkatan Laut menyertakan 6 Pesud, yang terdiri dari 2 fixed wing dan 4 rotary wing.

Sebagai kegiatan pendahuluan, Komodo Multilateral Exercise 2014, telah diselenggarakan Initial Planning Conference (IPC) pada tanggal  22 s.d. 23  Agustus 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat dan diikuti perwakilan dari Angkatan Laut 18 negara yang telah konfirmasi akan mengikuti Komodo Multilateral Exercise 2014. Pertemuan delegasi angkatan laut 18 negara yang mengikuti Initial Planning Conference (IPC) telah merumuskan formulasi sementara Komodo Multilateral Exercise 2014, yang diorientasikan dalam penanggulangan bencana alam dan kemanusiaan. Rumusan tersebut akan ditindaklanjuti pada pertemuan selanjutnya, yaitu Mid Planning Conference (MPC) dengan melibatkan delegasi yang sama.

Sunday, September 15, 2013

8 Tahun Lagi: Penempatan 60% Tentara Angkatan Laut AS di Australia


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/33/Abraham-Lincoln-battlegroup.jpg

Langkah pemerintah Amerika Serikat mengubah fokus mereka ke Asia akan semakin membebani Indonesia sebagai negara berpengaruh di ASEAN. Indonesia dituntut memainkan peranan pendorong dan penyeimbang berbagai konflik di Asia. Keterlibatan AS di Asia yang mendukung negara-negara sekutunya akan membuat konflik semakin panas. Penambahan pasukan AS di Asia juga membuat ketegangan meningkat.

AS menurunkan 60 persen kekuatan Angkatan Lautnya ke Asia. Sebanyak 500 tentara AL AS akan tugas bergilir di Darwin, totalnya akan berjumlah 2.500 tentara dalam beberapa tahun ke depan. Adu kepentingan kemudian terjadi di tubuh ASEAN.

Saturday, August 03, 2013

China's worrying blue-water ambitions




Compared with the Rudd Government's 2009 Defence White Paper, which was criticised for what many viewed as its alarmist treatment of China's rise, the most recent White Paper, released in April this year, has become known for its considerably more relaxed take on the issue.

There may be good diplomatic and political reasons for this. Yet however much these concerns weighed on Canberra, one thing needs to be clear: there is no strategic basis for the newly optimistic assessment of China's rise. To the contrary, military developments in China since the late 2000s reveal a more ominous picture than many previously anticipated, or indeed than many within our defence and security establishment are today prepared to openly acknowledge. Over that period China's military build-up has entered a new phase, in parallel with the emergence of its increasingly assertive diplomacy and voracious intelligence collection.

Thursday, August 01, 2013

Ambisi Amerika Kuasai Asia-Pasifik



Salah seorang petinggi militer Amerika Serikat mengabarkan pengiriman jet-jet tempur negara itu ke Samudera Pasifik. Petinggi senior militer Amerika itu mengatakan, tahun ini Washington akan mengirim jet-jet tempurnya ke Thailand, India, Singapura dan Australia dengan maksud untuk memperkuat kehadiran militer negara itu di Samudera Pasifik.

Bagi sebagian kalangan militer Amerika, mungkin ide "Berputar ke arah Asia" bukan sesuatu yang menarik. Akan tetapi setidaknya para perwira militer Angkatan Udara Amerika tahu bahwa ide ini sangat serius.

Ide berputar ke arah Asia sangat sederhana, memposisikan Cina di tengah kepungan Amerika dan pasukan negara-negara sekutunya, persis seperti yang dilakukan Barat di era Perang Dingin dengan Uni Soviet.

Friday, July 26, 2013

Rusia Bangun Kekuatan Angkatan Laut di Pasifik


Dalam sebuah wawancara di TV lokal Rusia, Panglima Armada Angkatan Laut Rusia untuk wilayah Pasifik, Laksamana Sergei Avakyants, mengatakan bahwa armadanya akan menerima kapal perang baru pada awal tahun depan untuk pertama kalinya sejak runtuhnya Uni Soviet.

"Pengiriman peralatan dan kapal perang baru dalam skala besar untuk Armada Pasifik akan dimulai pada 2014," Ria Novosti mengutip pernyataannya.
Kapal angkut amfibi Mistral
Kapal angkut amfibi Mistral (Foto : naval-technology)

Simulasi Kekuatan TNI AL Vs TLDM (Malaysia)



Saya ingin main games menarik dan teman-teman boleh menambahkan atau mengurangi:
SIMULASI KEKUATAN ANGKATAN LAUT INDONESIA VS MALAYSIA TH 2014-2015 (Head to Head).
Kita coba main games: VERSI “GUE”


VL MICA MBDA naval missile

At IDEX-NAVDEX 2011 MBDA is presenting its comprehensive range of ground and naval based air defence systems capable of confronting and defeating the proliferating airborne threat extending from traditional short range dangers to the developing and longer range menace presented by a new generation of ballistic missiles.
     
At IDEX-NAVDEX 2011 MBDA is presenting its comprehensive range of ground and naval based air defence systems capable of confronting and defeating the proliferating airborne threat extending from traditional short range dangers to the developing and longer range menace presented by a new generation of ballistic missiles.
ASTER 30 SAMP/T Medium range surface-to-air missile
   

Monday, July 08, 2013

Modernisasi "Murah" Angkatan Laut Filipina


Filipina baru-baru ini mengumumkan bahwa kapal fregat bekas yang bakal diterima dari Amerika Serikat akan dilengkapi dengan kemampuan anti kapal selam dan helikopter. Tidak ada rincian bagaimana kemampuan anti kapal selam yang dimaksud. Namun mengingat kapal fregat tersebut memang tidak pernah dilengkapi dengan peralatan anti kapal selam, tampaknya helikopter-nya lah yang akan dilengkapi untuk operasi anti-kapal selam (menyebarkan sonar dan melepaskan torpedo anti kapal selam.) Pemasangan sonar untuk fregat memang akan jauh lebih mahal.

BRP Ramon Alcaraz

Dalam Angkatan Laut Filipina, kapal perang baru ini akan dikenal sebagai BRP Ramon Alcaraz (PF-16). Kapal ini sejatinya baru akan tiba di Filipina pada bulan Agustus, selanjutnya akan masuk ke dok untuk pengecatan ulang dan baru akan ditugaskan pada bulan September. Sebelumnya (saat dipakai AS) dan setelah diakuisisi Filipina, kapal ini akan dilengkapi dengan kanon 25 mm baru yang dipasang bersama dengan radar dan kontrol tembak baru, rudal Harpoon anti kapal dan umpan torpedo.

Wednesday, June 26, 2013

(Pic and News) Exercise Dawn Blitz 2013



The fleet of US, Canada, Japan and New Zealand Naval Forces in Dawn Blitz 2013

United States Marines amphibious exercise Dawn Blitz


U.S. Marines and sailors from 2nd Battalion, 5th Marine Regiment, 3rd Assault Amphibian Battalion, and Naval Beach Group 1 conducted amphibious landings on Red Beach with Assault Amphibious Vehicles (AAV) and both U.S. and Japanese Landing Craft Air Cushions (LCACs) as a part of exercise Dawn Blitz, June 24.


Marines and sailors from 2nd Battalion, 5th Marine Regiment, 3rd Assault Amphibian Battalion, and Naval Beach Group 1 conducted amphibious landings on Red Beach with Assault Amphibious Vehicles (AAV) and both U.S. and Japanese Landing Craft Air Cushions (LCACs) as a part of exercise Dawn Blitz, June 24.

Wednesday, May 22, 2013

CARAT 2013


JAKARTA, Indonesia (May 21, 2013) Adm. Dr. Marsetio, the Naval Staff Chief of the Indonesian Navy and Kristen Bauer, right, Deputy Chief of Mission at the U.S. Embassy in Jakarta, address guests during the opening ceremonies of Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) exercise Indonesia 2013. More than 1,000 Sailors and Marines are participating in Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) Indonesia 2013. U.S. Navy ships participating in the exercise include the USNS Safeguard (T-ARS 50) with embarked Mobile Diving and Salvage Unit (MDSU) 1, amphibious dock landing ship USS Tortuga (LSD 46), and the guided missile destroyer USS Momsen (DDG 92). CARAT is a series of bilateral military exercises between the U.S. Navy and the armed forces of Bangladesh, Brunei, Cambodia, Indonesia, Malaysia, the Philippines, Singapore, Thailand and Timor Leste. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 1st Class Jay C. Pugh/Released)

Filipina Modernisasi Milter Besar-Besaran


Presiden Filipina Benigno Aquino pada hari Selasa, 21 Mei 2013, mengumumkan penganggaran dana sebesar 1,8 miliar dolar untuk modernisasi militer guna mempertahankan wilayah maritim negaranya dari "pengganggu" di tengah perselisihan yang terus memburuk dengan China.

Dalam pidato saat perayaan hari ulang tahun Angkatan Laut ke-115, Aquino bersumpah bahwa Angkatan Bersenjata Filipina akan diberikan sumber daya yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan Filipina. Analis menilai pernyataan Aquino ini ditujukan untuk China.

TNI AL dan US NAVY Gelar Latma CARAT 2013


USS Charles Momsen (DDG-92/perusak berpeluru kendali) tiba di Indonesia. (Foto: U.S. Navy/MC1 Jay C. Pugh)

21 Mei 2013, Jakarta: Latihan bersama TNI AL dan Angkatan Laut Amerika Serikat bertajuk Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2013 pada 21-28 Mei 2013 melibatkan 5.000 personel.

"Kami mengerahkan empat kapal perang, helikopter. Sementara Amerika Serikat mengerahkan tiga kapal perangnya, sehingga diharapkan ada teknik-teknik baru dalam mengatasi teror di laut," kata Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, di Jakarta, Selasa.

CARAT 2013 dibuka secara resmi dalam satu upacara di Markas Komando Armada Indonesia Kawasan Barat TNI AL. Segenap pimpinan TNI AL hadir, sementara Amerika Serikat diwakili Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kristen F Bauer.

Tuesday, May 21, 2013

ZUMWALT CLASS DDG-1000, KAPAL BERPELURU KENDALI ELEKTROMAGNETIK PERTAMA DI DUNIA




Foto Mockup Zumwalt Class / DDG-1000
Pada tahun 2014 Angkatan Laut Amerika Kembali  memamerkan kapal perang terbaru mereka yang diberi nama Zumwalt  bersandi DDG-1000.
Zumwalt (DDG-1000) inilah kapal perusak berpeluru kendali terbaru yang akan menjadi kapal perusak terbesar, tercanggih dan termahal yang pernah dioperasikan Angkatan Laut Amerika. Nama  Zumwalt diambil dari nama Laksamana Elmo Zumwalt, arsitek rancangan dari Angkatan laut Amerika, namun untuk mewujudkannya pihak angkatan laut amerika menggandeng perusahaan besar yang malang melintang di industri pertahanan amerika seperti  Bath Iron Works, anak perusahaan General Dynamics Corp, dan yang satunya lagi oleh Northrop Grumman Corp.

VISBY KORVET , KAPAL PERANG YANG MENGINSPIRASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI STEALTH

Foto Visby tampak Samping
Visby adalah kapal perang siluman yang pertama dibangun untuk Angkatan Laut Swedia setelah Göteborg dan korvet kelas Stockholm. Korvet siluman kelas Visby yang dirancang bangun oleh galangan kapal Kockums AB di kota Malmo Swedia. Kockums merupakan perusahaan hasil merger antara Kockums Mekaniska Verkstad dan Karlskronavarvet shipyard (di kota Karlskrona) pada 1998.

Visby dirancang khusus beroperasi diperairan littoral (pesisir). Manuveribilitas dan stabilitas pada kecepatan tinggi dianggap sebagai penentu dan parameter paling krusial dalam pertempuran dilaut littoral.

Saturday, May 18, 2013

Menhan : Beli 114 MBT Leopard, Indonesia Dapat Tambahan 50 Tank


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, Indonesia mendapat tambahan 50 tank dari rencana pembelian ratusan tank dari Jerman. Jumlah tersebut didapatkan tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tank tambahan tersebut merupakan kendaraan pengangkut personel jenis Marder. "Itu dalam pengadaan di sana (Jerman). Bukan tambahan dana, pengadaan itu dilakukan sesuai dengan alokasi dana yang ada pada kita," kata Purnomo di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/5).

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral era Gus Dur ini melanjutkan, dalam perencanaan yang telah dimasukkan dalam APBN, dana pembelian yang tersedia sebesar USD 280 juta. Dari jumlah itu, Indonesia diperkirakan hanya mendapat 44 unit tank.

Monday, May 13, 2013

Thai Marine Corps Receive Upgraded V-150 Commando


V-150 Commando which has completed the upgraed (all photos : acdc)

Admiral Phucharoen Chief of Naval Staff visit a demonstration of armored vehicle V-150 Commando which has been upgraded on May 9, 2013 at the field test of vehicles at the Alligator Battalion, Marine Corps, Sattahip, Chonburi Province.

Sunday, May 12, 2013

4 New Turki Navy Warship Project



RMK Marine LHD

Designed originally by RMK Marine Landing Ship (LPD) has a width of 200 meters full of paint and 34-meter full. 25.000 tons displacement fully loaded draft of about 7 meters. LPD with a maximum speed of 22 nautical miles CODAD configuration. Main propulsion system consists of two diesel engines, two-speed reduction gear, two-winged propeller shaft line and consists of two units can be controlled.

Landing Ship 7000 nautical miles with a cruising speed of 16 knots siasna which has economic. 1070 people without replenishment at sea with the ship's crew duration of 21 days.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...