Showing posts with label kopaska. Show all posts
Showing posts with label kopaska. Show all posts

Thursday, October 31, 2013

Kendaraan Tempur Kopaska

Seal Carrier Kopaska (photo: targetabloid.com)
Seal Carrier Kopaska (photo: targetabloid.com)
Satuan Komando Pasukan Katak Armada Kawasan Barat, memiliki alat alustista baru kendaraan tempur bawah air SEAL CARRIER dari Swedia. Kendaraan bawah air ini menyerupai kapal selam mini dan diperkirakan masih terbatas kepemilikannya di negara-negara Asia. Awal Oktober 2013 , prajurit SATKOPASKA KOARMABAR melakukan uji coba SEAL CARRIER diawaki 2 teknisi dari Swedia dan 4 prajurit SATKOPASKA, di laut lepas teluk Jakarta.
SEAL-Carrier-650
Kendaraan tempur bawah air  ini dipersiapkan Komando Pasukan Katak sebagai salah satu sarana infiltrasi melalui bawah permukaan laut, dengan sasaran khusus dermaga laut atau pun kapal-kapal perang musuh.
Seal Carrier Kendaraan Tempur Bawah Laut
Seal Carrier Kendaraan Tempur Bawah Air

Saturday, September 28, 2013

Pasukan Teror Kopaska Lakukan Patroli Keamanan Apec


Pasukan Teror Kopaska Lakukan Patroli Keamanan Apec

Sejumlah prajurit Detasemen Anti Teror Kopaska melakukan patroli di perairan Nusa Dua menjelang KTT APEC 2013, Nusa Dua, Bali, Jumat (27/9).

Pasukan Teror Kopaska Lakukan Patroli Keamanan Apec

Sedikitnya 15 kapal perang telah merapat dan bersiaga di perairan Bali untuk menjaga keamanan dan kelancaran even internasional itu.(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Pasukan Teror Kopaska Lakukan Patroli Keamanan Apec

Thursday, July 18, 2013

Pasukan Rahasia TNI-AL KOPASKA "Komando Pasukan Katak" part II

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgX7bK873bMOKjAKLnHveroj4gydgjccb7TfAyfCmsziLQS9A_5N5AJtzu3rHCCtlgMzefIwpFUVe7X2Pi3La-Hmhf9QdUlMCuYmaPKYQg09gdP05HKNcgjFMpsqbdN9D06TfLzu_UBr1A/s200/LOGO+KOPASKA+1.png
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQY6fyx4qRqd94e9KQOOxavtAAoJpD_l_OTMM2dTYdig1JITxbF5A
Tidak ada rintangan yang tidak dapat di lalui, itulah slogan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL yang membuat para prajuritnya menjadi kuat, tangguh dan pemberani. Pembentukkan Kopaska berawal dari Seorang perwira yang mempunyai gagasan untuk membuat satuan frogmen dalam jajaran TNI AL Kapten (Jas) Dch Iskak yang menjabat sebagai Kepala Dinas Duril, dengan dukungan dari Dinas Ranjau yang memberanikan diri membentuk pasukan katak (frogman unit).

Tuesday, March 26, 2013

Sea Shadow: Kendaraan Tempur Bawah Air Kopaska TNI AL


7
Misi infiltrasi ke daerah lawan dan sabotase pada obyek vital menjadi suatu kemampuan yang jamak dimiliki oleh pasukan elit di seluruh dunia.  Lebih khususnya dalam misi berdimensi laut, untuk Indonesia maka ‘pekerjaan’ ini tentunya dipercayakan kepada ahlinya, yakni Satkopaska (Satuan Komando Pasukan Katak) TNI AL.

Dengan alat selam close circuit yang melekat pada pasukan katak, maka misi infiltrasi ke target di permukaan akan lebih aman tanpa terdeteksi oleh lawan, pasalnya close circuit tidak mengeluarkan gelembung udara ke permukaan, berbeda dengan tabung selam open circuit. Nah, dalam menunjang misi infiltrasi tak jarang prajurit Kopaska harus dilepas dari kapal menuju target dalam jarak yang cukup jauh. Hal ini tentu dimakudkan guna menghindari deteksi musuh. Untuk maksud misi seperti diatas, pasukan katak dapat dilepas dari tabung torpedo kapal selam, dan bisa juga mengandalkan KTBA (Kendaraan Tempur Bawah Air).

Tuesday, March 19, 2013

Kopaska TNI AL Dan US Navy Seal Latihan Pertempuran Jarak Dekat


Dalam rangka meningkatkan ketajaman profesionalisme prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut dan menguji kemampuan individu maupun tim serta memantapkan standar operasi prosedur (SOP) di lapangan, prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut melaksanakan latihan Close Quarter Combat (CQC) bersama dengan US Navy Seal di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2013).

Thursday, March 14, 2013

Kopaska dan USN Seal Gelar Flash Iron 13-01




13 Maret 2013, Jakarta, Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, bersama US Navy Seal, menggelar latihan bersama Flash Iron 13-01 Joint Combined Exchange Training (JCET). Latihan pasukan khusus Angkatan Laut dari Indonesia dan Amerika Serikat (AS) tersebut direncanakan berlangsung 21 hari, mulai 13 Maret hingga 2 April 2013, di Markas Komando (Mako) Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Pondok Dayung, Jakarta Utara.

"Latihan bersama ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan ke depan yang semakin kompleks," ujar Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Arief Rudianto, S.E., dalam amanatnya pada upacara pembukaan Flash Iron 13-01 JCET di yang dibacakan Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmabar Kolonel Laut (P) Yudo Margono di Pondok Dayung, Jakarta Utara, Rabu (13/3).

Wednesday, March 13, 2013

Prajurit Kopaska Tingkatkan Kemampuan Menembak dan Renang


Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmatim meningkatkan kemampuan berenang dan menembak persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Porwiltim  dan Kompetisi Menembak Tingkat Nasional Piala Danpaspampres Cup  VIII tahun 2013. Latihan menembak dipimpin oleh Kapten Laut (S) Bambang H.W yang menjabat sebagai Komandan Detasement 4 Satuan Komando Pasukan Katak Armada Timur.  Sedangkan latihan renang dipimpin oleh Wakil Komandan Kompi Markas Satkopaska Koarmatim Letda Laut (P) Mulyadi.

Materi latihan renang antara lain Orentasi Bawah Air (OBA) dan persiapan Triatlon untuk menghadapi Porwiltim, 11 prajurit  Kopaska  di drill berenang setiap hari, mulai pukul 09.00 Wib sampai pukul 11.00 Wib, dengan menempuh jarak 3000 meter. Triatlon adalah tiga perlombaan dijadikan satu antara lain berlari, berenang dan bersepeda. Pada latihan kali ini Kopaska berkonsentrasi untuk meningkatkan kemampuan berenangnya.

Tuesday, March 12, 2013

Sekilas Kopaska


Ditulis oleh : Mbah Pratman (Kaskuser)

 “Tan Hana tan Sirna”

Tidak ada rintangan yang tidak dapat di lalui, itulah slogan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL yang memebuat para prajuritnya menjadi kuat, tangguh dan pemberani. 50 tahun lalu pada tanggal 31 Maret 1962 di lahirkan, para manusia katak (Chantoka) telah lama menjadi katak dewasa namun perhatian mereka mulai berubah karena kondisi negara dalam keadaan damai, dari tugas pokok melaksanakan operasi khusus, mendukung operasi amfibi, penanggulangan perompakan dan terorisme di atas ataupun bawah air. Kemampuan dan modernisasi peralatan pendukung terus di tingkatkan sesuai dengan perkembangan yang ada, dari pengalaman selama 50 inilah Kopaska kian di kenal di mata dunia.

Pembentukan

Tahun 1954 di Surabaya merupakan pusat kekuatan ALRI (TNI AL) di Indonesia, seorang perwira mempunyai gagasan untuk membentuk satuan frogmen dalam jajaran TNI AL. Kapten (Jas) Dch Iskak yang menjabat sebagai Kepala Dinas Duril, dengan dukungan dari Dinas Ranjau memberanikan diri membentuk pasukan katak (frogman unit). Direkrutlah 12 orang dan yang berhasil lulus hanya 4 orang. Kapten Iskak tidak sendirian dalam membentuk pasukan ini, di belakang beliau ada seorang penyelidik misi militer dari Belanda. Hasil dari pembentukan frogmen unit ini masih jauh dari harapan maka pada tahun 1957 ALRI mengirim seorang perwira Letnan Hidayat ke US NAVY dalam program UDT (Uderwater Demolition Team) Reserve Training Course di Amerika, dan hasilnya memuaskan. Semenjak itu TNI AL mulai membangun pondasi bagi pasukan yang di cita-citakan.

Letnan Hidayat kemudian meneruskan program frogman tersebut di tanah air dengan merekrut 50 orang dari anggota ALRI sendiri, namun belum dapat di ketahui berapa orang yang dapat lulus dari program hellweek tersebut. Dari pengalaman program frogmen yang kedua ini disadarai bahwa tenaga istruktur masih belum mampu untuk melaksanakan rekruitmen dengan baik, sehingga 2 Perwira dan 1 Bintara di kirim kembali ke AS, namun hanya 1 Perwira dan 1 Bintara saja yang berhasil menyeselesaikan kursus UDT di AS. Tahun 1958 Indonesia ibarat remaja berjerawat yang sedang mencari identitas diri, mengalami berbagai pemberontakan, salah satu jerawatnya adalah pemberontakan PRRI/PERMESTA Penumpasan ini didalamnya melibatkan operasi amfibi di Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Kapal-kapal perang RI mengalami kesulitan masuk ke daerah perawan ini, karena banyak rintangan laut yang tidak di ketahui dan informasi daerah operasi yang terbatas. Beruntunglah ada seorang ABK yang berkualifikasi selam scuba, maka selesailah masalah tersebut.

Monday, March 11, 2013

KOPASKA




ini lah Pasukan Khusus angkatan laut indonesia yang tangguh
Komando pasukan katak
Komando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan Kopaska didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Sukarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya.

Kopaska berkekuatan 300 orang. Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya. Tugas utama mereka adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.
Sejarah
Komando Pasukan Katak disingkat KOPASKA adalah pasukan khusus dari TNI Angkatan Laut. Semboyan dari korps ini adalah “Tan Hana Wighna Tan Sirna” yang berarti “tak ada rintangan yang tak dapat diatasi”. Korps ini secara resmi didirikan pada 31 Maret 1962 oleh Presiden Indonesia waktu itu Soekarno untuk membantunya dalam masalah Irian Jaya. Pasukan khusus ini sebenarnya sudah ada sejak 1954.

Sunday, March 10, 2013

Buku KOPASKA Resmi Beredar




Dengan semangat dan keinginan kuat untuk mematangkan spesialisasi di bidang pembuatan buku-buku kemiliteran, Angkasa akhirnya berhasil menerbitkan buku KOPASKA: Spesialis Pertempuran Laut Khusus. Buku Limited Edition setebal 264 halaman ini terbit serentak mulai 4 Maret 2013 di hampir semua toko buku Gramedia di Jakarta, Bekasi, Bogor, Samarinda, Pontianak, Surabaya, Solo, Bandar Lampung, Padang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Manado, dan Malang. Selain memprakarsai; baik pendiri, sesepuh maupun komandan Satpaska bahkan ikut dalam penyusunan isi buku yang pasti amat berarti bagi khasanah pustaka sejarah di Tanah Air ini.

Pembentukan Kopaska atau Komando Pasukan Katak, seperti diungkap dalam buku ini, tak bisa lepas dari itikad besar Presiden Soekarno yang ingin merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda pada tahun 1960-an. Jauh hari sebelum Trikora dikumandangkan, tiga prajurit ALRI dikirim ke Washington dan Florida, AS, untuk dilatih khusus di fasilitas Underwater Navscol US Navy. Mereka ini lah yang kelak akan pulang lalu mempersiapkan Kopaska yang akan disertakan dalam operasi amfibi terbesar ke Irian Barat. Pasukan elite TNI AL ini kemudian tumbuh dan terus berkembang hingga sekarang.

Sunday, January 27, 2013

Satkopaska Koarmatim Latihan Anti Teroris di Selat Madura

Surabaya | Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim, berhasil melumpuhkan sekelompok “teroris” yang membajak sebuah kapal di perairan Selat Madura, Jum’at (25/01). Letusan suara tembakan menggema diperairan tersebut, ketika tim Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) Kopaska, yang didukung satu kapal selam KRI Cakra-401 dan kapal patroli cepat KRI Badau-841, mendekat ke kapal sasaran.

KRI Badau-841 dan sebuah kendaraan tempur atas air Combat Boat melakukan manuver dengan kecepatan tinggi untuk mengecoh dan memberikan perlindungan terhadap tim VBSS yang akan boarding ke atas kapal. Teroris menyambut kedatangan mereka dengan tembakan membabi buta. Perhatian musuh terpecah menuju ke kapal-kapal cepat itu, sehingga satu tim VBSS Kopaska bersenjatakan lengkap, dapat melakukan boarding ke atas kapal. Pasukan anti teror itu dipimpin oleh Kapten Laut (S) Bambang, beranggotakan enam orang prajurit Kopaska.

Tuesday, November 20, 2012

Kopassus Berguru Ke Kopaska TNI AL


Sebanyak 15 anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, berlatih tentang ilmu Peperangan Laut Khusus (Naval Special Warvare), dengan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Ke-15 anggota Kopassus itu merupakan Siswa Sekolah Komando Pasukan Katak (Sekopaska) Kopassus Angkatan XIII tahun 2012, yang berada di Pusat Pendidikan Khusus (Pusdiksus) Kobangdikal Surabaya. Mereka terdiri dari tiga Perwira dan 12 Bintara Kopassus yang berdinas di Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor-81) yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur.

Saat ini pasukan elit TNI AD itu sedang menjalankan latihan praktek dengan materi renang ketahanan di laut atau Fisns Swimming 5000 meter, di sekitar laut Dermaga Sea Rider, Koarmatim, Ujung Surabaya, Senin (19/11). Banyak ilmu tentang peperangan aspek laut yang diajarkan oleh pelatih dari Kopaska kepada Siswa Sekopaska Kopassus diantaranya adalah, penanggulangan aksi kejahatan dan terorisme di laut Maritime Interdiktion Operation (MIO), Renang Kompas Bawah Air (RKBA) dan selam tempur (Combat Diver). Pedidikan kepaskaan bagi anggota Kopassus, merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Waktu latihan selama tiga setengah bulan. Sedangkan ke-15 siswa tersebut telah menjalani pendidikan selama 3 (tiga) bulan.

Semetara itu ditempat lain, sebanyak 16 anggota Kopaska Koarmatim juga melaksanakan latihan menembak, di Lapangan Tembak Koarmatim, Ujung Surabaya, Senin (19/11). Latihan menembak menggunakan berbagai macam senjata yang dimiliki Kopaska Koarmatim, mulai dari senjata laras pendek jenis Pistol Sig Sauer P2-26 kaliber 9mm, senjata laras panjang jenis SS-1, SS-2 dan M-16. Kegiatan ini merupakan program latihan rutin mingguan, dengan tujuan untuk mengasah naluri tempur prajurit Kopaska Koarmatim dalam hal kemampuan menembak. 






Sumber : TNI AL

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...