Friday, May 17, 2013

Kembali 2 Flanker Pesanan TNI AU tiba Di Makassar




 Hari Kamis (16/05), sekitar pukul 18:00 WITA pesawat raksasa AN-124 mendarat di Lanud Hasanuddin Makassar. Pesawat ini membawa tambahan 2 buah Su-30MK2 tambahan pesanan Indonesia, dari 6 yang dipesan. 2 buah sebelumnya sudah tiba pada februari lalu, dan kini TNI-AU tinggal menunggu 2 buah lagi yang diperkirakan datang pada bulan Juni. Berikut adalah foto kedatangan pesawat AN-124 di Makassar. Pesawat Su-30Mk2 sendiri kini dalam proses diturunkan. Tunggu foto-foto penampakan berikutnya di www.arc.web.id

Pameran Alutsista Di Bandung Sambut HUT Kodam Siliwangi


Kota Bandung Jawa Barat, tepatnya di lapangan Gasibu, tiba-tiba dipenuhi berbagai peralatan tempur. Mulai dari Tank, Panser, Meriam hingga Helikopter semuanya berkumpul disitu. Tak perlu kuatir, ini bukanlah persiapan perang. Kedatangan alutsista TNI-AD tersebut dalam rangka pameran menyambut HUT Kodam Siliwangi.

KASAD: 164 Tank Dipesan dari Jerman Tiba Sebelum 5 Oktober



MBT Leopard. (Foto: Berita HanKam)
16 Mei 2013, Jakarta: Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo mengatakan bahwa 164 tank yang dipesan dari Jerman akan tiba di Indonesia sebelum 5 Oktober 2013.
"Pengadaan tetap berjalan sesuai dengan rencana, kita harapkan pada tahun ini akan datang, sebelum 5 Oktober alat-alat sudah datang," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/5), seusai mengikuti rapat terbatas bidang pertahanan.

Wednesday, May 15, 2013

Indonesia Turki Tandatangani MoU Joint Production Tank


Setelah menjalin kerjasama erat dengan Korea Selatan, Indonesia kini juga mempererat hubungan kerjasama pertahanan dengan Turki. Dalam temu wartawan di Gedung Kemhan, Rabu (15/05) siang, Kementerian Pertahanan memastikan sejumlah kerjasama itu.  
Jumpa pers itu sendiri dilakukan oleh Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Dirjen Potensi Pertahanan Kemhan Pos Hutabarat, Dirtekind Dirjen Pothan Marsma TNI Darlis Pangaribuan, Serta juru bicara KKIP, Silmy Karim.

TOR-M1, TANK PENCEGAT DAN PENANGKIS SERANGAN UDARA


TOR-M1 adalah salah satu sistem pertahanan  mobile anti serangan udara roket, sistem pertahanan udara terpadu, ini yang dirancang untuk beroperasi menyesuaikan segala medan dan pada prinsipnya sama seperti tank berpenggerak rantai. Sistem pertahanan ini dilengkapi dengan Sistem yang mampu beroperasi secara intensif dari gangguan serangan udara. Sistem terdiri dari sejumlah roket transporter Launcher Vehicle (TLV) russian pertahanan udara Tor batalyon terdiri dari 3 - 5 perusahaan, masing-masing dilengkapi dengan empat TLVs. Setiap TLV dilengkapi dengan 8 missiles yang kesemuanya siap untuk di tembakkan serta associating radars yang dimana berperan sangat penting guna menangkis, atau mencegat pesawat atau rudal musuh.

CMS Canggih Produksi PT. LEN


PT LEN Industri (Persero) memiliki kemampuan mengembangan sistem keamanan canggih untuk militer. BUMN teknologi ini telah memproduksi peralatan radar untuk kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Peralatan radar ini, mampu menangkap kapal musuh hingga kemudian kapal berhasil dihancurkan.


"Kita membuat, Combat Management System (CMS) untuk sistem mengatur bagaimana radar menangkap, me-lock target sampai menembak target. Berapa banyak musuh yang mengancam, itu terekam. Kita sudah bangun," tutur Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Abraham Mose dalam diskusi kebangkitan BUMN, di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5/2013).

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...