Showing posts with label S-300. Show all posts
Showing posts with label S-300. Show all posts

Wednesday, October 16, 2013

News Of S-300 Sale To Iran Should Surprise No One

Teheran : It is beginning to look like Russia will go ahead with the sale of advanced S-300 surface-to-air missile batteries to Iran. The transfer will make it even more difficult to strike Iran’s uranium enrichment sites. Yesterday, Russian media quoted the press-secretary of Iran’s Ministry of Foreign Affairs as saying that the negotiations between Russian and Iranian officials and experts are proceeding “in a way that will ensure” that Tehran gets the missile system.

Former President Dmitri Medvedev annulled the original $800 million sale of five S-300 missiles after the UN Security Council imposed sanctions on Iran in 2010.  Recent reports have indicated that Russia may supply Iran with the more modern Antey-2500 systems, which are said to be more advanced than the originals, with a target range almost doubled from 150 kilometers [93 miles] to 250 kilometers [155 miles].

Wednesday, September 11, 2013

Rusia Bakal Suplai Iran dengan Misil S-300


TEMPO.CO, Moskow - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan, Rusia akan menyuplai Iran senjata anti-serangan udara S-300 yang akan ditempatkan di reaktor nuklir Bushehr. Demikian laporan koran bisnis Kommersant, Rabu, 11 September 2013.

Kommersant mengatakan, Putin akan memperbarui perjanjian pengiriman lima misil anti-serangan udara canggih. "Hal itu akan disampaikan Putin dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Iran Hassan Rowhani pada Jumat, 13 September 2013," tulis Kommersant mengutip sumber yang dekat dengan Kremlin.

Putin dijadwalkan akan berjumpa dengan Rowhani dalam sebuah pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai yang digelar di Kyrgystan, Jumat, 13 September 2013.

Monday, July 01, 2013

Sejarah Rudal S-300


 

Sejarah sistem hanud yaitu keluarga S-300. Sistahanud S-300 saat ini masih menjadi tulang punggung utama pertahanan udara Rusia dan negara-negara importir seperti China, Vietnam dan pecahan Uni Soviet seperti Polandia, Rep Ceko dan Ukraina.

Sekalipun belum pernah "mencicipi" medan tempur sesungguhnya namun performa keluarga S-300 sangat diperhitungkan, radar komando serang dan radar manajemen tempur Phased array, rudal dengan performa tinggi berkecepatan mach 6 dan kemampuan manuver 30-60 G dan sistem pemanduan SAGG (Seeker Aided Ground Guidance) serta mobilitas untuk seluruh komponen baterai merupakan fitur-fitur utama dari keluarga S-300 yang membuatnya mampu menggentarkan calon-calon penyerang negara pemilik.

Monday, June 03, 2013

Seandainya Rudal S-300 Diakuisisi Indonesia..?

Iran yang mati-matian mendapatkan rudal anti-udara jarak menengah S-300 Rusia, begitu sulit mendapatkannya. Mereka harus memutar otak dan menggunakan negara ketiga untuk memperoleh S-300 tersebut. Sementara Indonesia justru sebaliknya. Dalam Indo Defence 2012 di Jakarta, pihak Rusia menawarkan berbagai jenis rudal anti-udara jarak menengah termasuk S-300.

Friday, May 31, 2013

Drama Rudal S 300 Suriah


Sistem Pertahanan Udara S 300 (Photo AP)
Sistem Pertahanan Udara S 300
Tindakan Israel yang telah dua kali menyerang wilayah Suriah membuat geram Presiden Suriah Bashar al- Assad. Israel mengklaim, serangan itu bukan ditujukan kepada pemerintahan Suriah, melainkan kepada pengiriman rudal dari Suriah untuk Hezbullah di Lebanon. Namun alasan penyerangan Israel itu tidak bisa diterima Presiden Assad.

Assad pun mengontak Moskow, untuk segera mengirim pembelian sistem pertahanan anti udara S 300  yang tertunda pengirimannya tahun 2010, akibat tekanan Israel.

Thursday, May 30, 2013

Paket Pertama S-300 Telah Tiba Di Suriah


Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, Damaskus telah menerima paket pertama sistem pertahanan rudal, S-300, dari Rusia.
Hal itu disampaikan Assad dalam wawancaranya dengan televisi al-Manar Lebanon, Kamis (30/5).
 

Wednesday, May 29, 2013

Ancaman Israel Terhadap Rusia


Peperangan rezim Zionis Israel mengancam akan menunjukkan reaksi keras jika rudal-rudal S-300 Rusia sampai ke tangan Suriah.
 

Stasiun TV Alalam (29/5) melaporkan, Moshe Yaalon mengatakan, "Rudal-rudal S-300 sampai saat ini belum keluar dari Rusia, akan tetapi Tel Aviv akan bertindak jika sampai rudal-rudal itu dikeluarkan." Namun ia tidak menunjukkan bagaimana Israel akan bertindak.

Wednesday, May 01, 2013

S-300 Versi Iran Segera Launching


"Sistem ini disebut sebagai Bavar (keyakinan) 373, sedang dikembangkan di negeri ini, dan akan segera diluncurkan secara resmi," ujar seorang petinggi militer Iran Laksamana Farhad Amiri.
Dia mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Bavar-373 telah mencapai tahapan produksi dan subsistemnya pun telah di uji.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...