Showing posts with label Black Hawk. Show all posts
Showing posts with label Black Hawk. Show all posts

Tuesday, February 26, 2013

Akhirnya TNI AD Jatuhkan Pilihan Ke Black Hawk


Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Pramono Edhie Wibowo lebih memilih membeli helikopter Black Hawk daripada Apache.

Sebab harga Apache lebih mahal dua kali lipat daripada Black Hawk. "Kami masih mengkaji terus. Black Hawk menjadi pilihan bagus," kata Pramono di Mabes TNI AD, Senin (25/2).

Saturday, February 23, 2013

Update Apache atau Battlehawk

AH 64D Apache Longbow
AH 64D Apache Longbow
Apakah Helikopter AH 64 Apache Longbow yang akan dibeli Indonesia dialihkan menjadi Sikorsky S-70 Battlehawk atau dibeli keduanya atau bahkan lebih dari itu ?.
Check it out:
Satrio says: (February 21, 2013 at 12:17 am )
Dana pembelian Apache 1,2 miliar Dolar AS, ternyata menurut tetangga sebelah isinya adalah: 8 Apache Longbow (320 juta dollar) + 20 heli Battlehawak (400 juta dollar) + 11 heli  ASW  AKS Kaman supersprite (282 jta dollar) sisanya untuk simulator + pelatihan + rudal + sparepart.  So bila benar jangan kaget kalau nilainya segitu.
Wie ariwibowo says:
Wah info baru nih.. Itu sudah valid apa masih kira-kira gan ?.
  • Nisus says:
    Yang saya tahu itu  USD 1,4 miliar dengan daftar permintaan Pemerintah Indonesia antara lain:
    8 AH-64D APACHE Block III LONGBOW Attack Helicopters
    19 T-700-GE-701D Engines (16 installed and 3 spares),
    9 Modernized Target Acquisition and Designation Sight/Modernized Pilot Night Vision Sensors,
    4 AN/APG-78 Fire Control Radars (FCR) with Radar Electronics Units (Longbow Component),
    4 AN/APR-48A Radar Frequency Interferometers,
    10 AAR-57(V) 3/5 Common Missile Warning Systems (CMWS) with 5th Sensor and Improved Countermeasure Dispenser,
    10 AN/AVR-2B Laser Detecting Sets,
    10 AN/APR-39A(V)4 Radar Signal Detecting Sets,
    24 Integrated Helmet and Display Sight Systems (IHDSS-21),
    32 M299A1 HELLFIRE Missile Launchers, and
    140 HELLFIRE AGM-114R3 Missiles.
    Dalam paket pembelian tersebut juga termasuk perangkat IFF (Identification Friend of Foe), Senjata dan Amunisi 30mm, perangkat komunikasi, tool dan test equipment, perangkat latihan, simulator, generator, transportasi, kendaraan pendukung, suku cadang, pelatihan personal dan perangkat pelatihannya.
    Untuk 11 heli asw aks kaman supersprite, biayanya terpisah… untuk blackhawk, saya sempat baca, kalau Apache tidak jadi (karena kemahalan), alternatifnya blackhawk.

Thursday, February 21, 2013

Pengamat: Rencana Pembelian Black Hawk Tepat


UH-60A Black Hawk dilengkapi External Stores Support System (ESSS), perangkat ini dapat membawa tangki bahan bakar hingga meningkatkan daya jelajah. (Foto: Sikorsky)

19 Februari 2013, Jakarta: Rencana pembelian helikopter serbu Black Hawk oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) disambut positif. TNI AD memang sangat membutuhkan helikopter serbu. Selama ini TNI AD masih memakai helikopter jenis Bell yang notabene sudah ketinggalan dari negara lain.

"Pilihan terhadap Black Hawk dinilai tepat. Apalagi TNI AD sangat membutuhkan pergerakan pasukan ke daerah-daerah terpencil. Selain harganya lebih murah dibandingkan helikopter serang Apache, Black Hawk dinilai merupakan helikopter multifungsi," kata pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia, Rizal Darma Putra kepada Koran Jakarta, kemarin.

Black Hawk bisa mengangkut pasukan ke daerah-daerah konflik dan juga dapat digunakan dalam penanganan bencana alam. Kelebihan lain, Black Hawk juga sudah teruji di medan pertempuran. Helikopter buatan Sikorsky Aircraft Corporation, Amerika Serikat (AS), sudah pernah diikutkan dalam pertempuran di Grenada, Panama, Iraq, Somalia, negara-negara Balkan, Afganistan, dan sejumlah pertempuran di Timur Tengah.

Monday, February 18, 2013

Akankah Helikopter Apache Diganti Battlehawk...???


Apache AH 64D Longbow
Apache AH 64D Longbow
JKGR-(l46) : Pernyataan KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo bahwa  TNI AD akan membeli 20 helikopter  UH-60 Black Hawk, menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat. Apakah rencana pembelian  8  helikopter serang  AH 64 (AH= Attack Helicopter) Apache ditukar dengan 20  Helikopter UH-60 (UH= Utility Helicopter) Back Hawk  ?
Jika  mendengarkan penjelasan KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo di Mabesad beberapa waktu lalu, penggantian Apache dengan Black Hawk agaknya jauh dari kenyataan, walau bukan mustahil.  Menurut KSAD, jika dana tidak  mencukupi maka pembelian Apache AH 64 dialihkan ke Super Cobra AH-1W atau Black Hawk UH-60 yang dipersenjatai.
Namun KSAD memberikan catatan, pada intinya TNI AD menginginkan Apache dan akan memperjuangkannya di Komisi 1 DPR. Alasannya adalah military balance di kawasan. Lebih dari itu KSAD juga memegang prinsip, lebih baik memiliki sedikit senjata tapi mematikan daripada banyak namun loyo.  TNI AD menginginkan persenjataan terbaik di kelasnya.  Hal ini baru rencana di Angkatan Darat. Namun gayung bersambut, Menteri Luar Negeri AS kala itu Hilary Clinton menyampaikan rencana pembelian 8 Apache AH-64D Longbow blok 3 oleh Indonesia ke Kongres AS dan disetujui.

Wednesday, February 13, 2013

TNI AD Lirik Helikopter Black Hawk


(Foto: Sikorsky)

12 Februari 2013, Jakarta: Rencana pembelian helikopter Black Hawk asal Amerika Serikat menjadi alternatif jika negosiasi harga heli Apache buntu. Kalau anggaran alat utama sistem persenjataan tercukupi, rencana pembelian heli serbu ini ditargetkan rampung pada 2014 mendatang.

"(Pembelian Black Hawk) itu masih rencana dari bawah (TNI AD)," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal Bambang Hartawan, kepada Tempo, Selasa, 12 Februari 2013. Dia mengatakan, harga heli Apache itu memang sangat mahal. "Hingga kini masih dalam tahap negosiasi," kata dia.

Pembelian delapan unit heli Apache Longbow AH 64D sebelumnya sudah mendapatkan persetujuan dari kongres Amerika Serikat. Namun, pembelian Apache maupun Black Hawk diakui masih terkendala anggaran. "Kalau anggarannya cukup semoga bisa terwujud," ujar Bambang.

Monday, February 11, 2013

TNI AD Akan Beli 20 Helikopter Black Hawk dari AS

Banda Aceh | TNI Angkatan Darat (AD) akan membeli 20 unit helikopter tempur jenis Black Hawk dari Amerika Serikat untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Saya sedang berkomunikasi dengan satuan pembuat atau negara pembuat, Insya Allah kalau diizinkan dan data itu ada, kami akan membeli Black Hawk 20 unit dari Amerika,” kata KSDA, Jenderal TNI Pramono Edi Wibowo, kepada wartawan di Makodam Iskandar Muda Aceh, Senin (11/2/2013).

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...