17 Agustus 2013, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemerintah mendapat tawaran untuk dapat membeli sekitar 10 unit kapal selam dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.
Monday, August 19, 2013
Indonesia Ditawari 10 Kapal Selam oleh Rusia
17 Agustus 2013, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemerintah mendapat tawaran untuk dapat membeli sekitar 10 unit kapal selam dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.
Label:
alutsista,
indonesia,
kapal selam,
militer,
tni al
Analisis : Dibalik Penawaran 10 Kapal Selam Rusia
Kapal selam Kilo made in Rusia
|
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemerintah
Indonesia mendapatkan tawaran untuk membeli sekitar 10 unit kapal selam
dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam
dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.
“Kapal selam dari Rusia sudah ada. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan dengan kita,” kata Purnomo saat ditemui di Istana Merdeka, Sabtu, 17 Agustus 2013.
Dalam kalimat langsung yang dikutip tempo.co itu, Menteri Pertahanan menyatakan: “Kapal selam dari Rusia sudah ada”.
Menteri Pertahanan menyampaikannya dengan kalimat multi tafsir. “Sudah
ada” dalam artian telah ditawarkan atau “sudah ada” dengan arti
Indonesia telah memiliki kapal selam Rusia.
Kapal Perang TNI AL Kibarkan Merah Putih di Pulau Sebatik
Sejumlah perahu milik warga bersama TNI-AL dan Satgas Perbatasan Marinir
memperingati HUT ke-68 Kemerdekaan RI di perbatasan Indonesia -
Malaysia, Perairan Ambalat, Kalimantan Utara, Jumat (17/8). Upacara
tersebut berlangsung aman dan lancar meski patroli udara TNI AL sempat
mendeteksi adanya pesawat udara Malaysia yang tertangkap radar di
sekitar perbatasan itu. (Foto: ANTARA FOTO/Fadlansyah/ss/Spt/13)
17 Agustus 2013, Jakarta: Empat kapal perang tergabung dalam Operasi Tameng Hiu 2013 dari jajaran Gugus Tempur Komando Armada Indonesia di Kawasan Timur TNI AL di Pulau Sebatik mengibarkan bendera Merah Putih serentak di geladak kapal masing-masing, Sabtu.
Selain di geladak-geladak kapal perang TNI AL itu, pengibaran bendera Merah Putih juga dilaksanakan dalam upacara khidmat di menara suar Karang Unarang, di perairan Ambalat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
17 Agustus 2013, Jakarta: Empat kapal perang tergabung dalam Operasi Tameng Hiu 2013 dari jajaran Gugus Tempur Komando Armada Indonesia di Kawasan Timur TNI AL di Pulau Sebatik mengibarkan bendera Merah Putih serentak di geladak kapal masing-masing, Sabtu.
Selain di geladak-geladak kapal perang TNI AL itu, pengibaran bendera Merah Putih juga dilaksanakan dalam upacara khidmat di menara suar Karang Unarang, di perairan Ambalat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Label:
alutsista,
indonesia,
kapal perang,
perbatasan,
tni al
Sunday, August 18, 2013
K21 IFV, TANK TEMPUR INFANTRI KOREA
![]() |
| K21 Infantry Fighting Vehicle South Korea. |
K21
atau NIFV (Next Infantry Fighting Vehicle) adalah salah satu Tank
Tempur Angkut Infantri yang pertama kali dirancang menggunakan kaliber
besar yang dikembangkan Dosaan Infracore anak perusahaan dari Dosaan Corporation untuk menggantikan Tank jadul K200 IFV yang sudah tua.Rencananya K21 diproduksi sebanyak 900 Tank sampai pada tahun 2009.
Secara signifikan bobot Tank K21 lebih ringan dibandingkan dengan Tank sejenis paling modern sekalipun yakni hanya berbobot 25ton, rahasia dibalik ini semua tidak lepas dari campuran baja komposit yang ringan, terdiri dari berbagai lapisan keramik, serat kaca dan paduan alumunium ringan lainnya. Perpaduan tersebut di klaim mempunyai komposisi yang lebih ringan dan mampu melindungi dari gempuran musuh bahkan tidak tanggung tanggung Bagian depan K21 dirancang untuk melindungi dari serangan meriam otomatis kaliber 50 mm pada jarak 1000 meter , kaliber 50mm ini adalah kaliber yang sering dipakai tank BMP3F buatan Russia, serta bagian atas kubah tank K21 mampu menahan daya ledakan serangan artileri kaliber 152 mm pada radius 10m.
MIG-29M2 Mulai "Unjuk Gigi" di Pasar Pesawat Tempur Dunia
MiG-29M2 adalah pesawat tempur multifungsi buatan Rusia, "invisible"
dan terbuat dari bahan komposit dan ditutupi dengan lapisan yang
membuatnya sulit dideteksi radar musuh, sekaligus memiliki manuver yang
baik.
![]() |
| MiG-29M2 (Foto : Vitaly V. Kuzmin) |
Dalam waktu dekat, jika Serbia dan Rusia jadi menandatangani perjanjian pinjaman untuk pembelian pesawat tempur MiG-29M2
dan sistem rudal pertahanan udara S-300, maka kemampuan tempur udara
Serbia akan meningkat signifikan. Berapa lama lagi pilot Serbia baru
bisa menerbangkan pesawat tempur tersebut? Semua tergantung kapan
pinjaman akan disetujui Rusia dan kapan pabrik MiG menerima uang
mukanya.
Direktur Jenderal perusahaan Rusia untuk produksi pesawat MiG, Sergei Korotkov, mengatakan dalam wawancara dengan RIA Novosti bahwa pesawat tempur Rusia ini (MiG-29M2) harganya lebih murah dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pesaingnya. MiG-29M2 adalah pesawat modern multifungsi, setiap pilot Serbia pasti akan cepat terbiasa dengan pesawat ini, karena mereka sudah sejak lama menggunakan MiG-29. Tidak diperlukan pelatihan yang lama bila hanya untuk menggunakan perangkat dan tekniknya.
Direktur Jenderal perusahaan Rusia untuk produksi pesawat MiG, Sergei Korotkov, mengatakan dalam wawancara dengan RIA Novosti bahwa pesawat tempur Rusia ini (MiG-29M2) harganya lebih murah dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pesaingnya. MiG-29M2 adalah pesawat modern multifungsi, setiap pilot Serbia pasti akan cepat terbiasa dengan pesawat ini, karena mereka sudah sejak lama menggunakan MiG-29. Tidak diperlukan pelatihan yang lama bila hanya untuk menggunakan perangkat dan tekniknya.
Rusia Tawarkan Sepuluh Kapal Selam Kepada Indonesia
Rusia menawarkan sepuluh unit kapal selam kepada Indonesia. Meski
demikian, tidak bisa serta-merta diterima sebab pemerintah masih harus
mengeluarka biaya perawatan.
Selain itu pemerintah masih mempertimbangkan masa pakai alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.
"Memang ada tawaran lagi 10 kapal selama dari Rusia," kata Menteri
Pertahanan (menhan) Purnomo Yusgiantoro, Purnomo di kompleks Istana
Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8).
Subscribe to:
Posts (Atom)




