Monday, August 19, 2013

Indonesia Ditawari 10 Kapal Selam oleh Rusia


Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, Selasa (23/7) menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y. Galuzin, di Kementerian Pertahanan, Jakarta. Adapun maksud kunjungan Dubes Rusia kepada Menhan ini adalah untuk membicarakan beberapa hal yang menyangkut kerjasama teknik militer antara kedua negara. Diantaranya adalah kerjasama Angkatan Laut kedua negara dalam hal penyediaan material dan renovasi untuk Kapal Selam. (Foto: Kemhan)

17 Agustus 2013, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemerintah mendapat tawaran untuk dapat membeli sekitar 10 unit kapal selam dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.

Analisis : Dibalik Penawaran 10 Kapal Selam Rusia



Kapal selam Kilo Rusia
Kapal selam Kilo made in Rusia

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemerintah Indonesia mendapatkan tawaran untuk  membeli sekitar 10 unit kapal selam dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.

“Kapal selam dari Rusia sudah ada. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan dengan kita,” kata Purnomo saat ditemui di Istana Merdeka, Sabtu, 17 Agustus 2013.

Dalam kalimat langsung  yang dikutip tempo.co itu, Menteri Pertahanan menyatakan: “Kapal selam dari Rusia sudah ada”. Menteri Pertahanan menyampaikannya dengan kalimat multi tafsir. “Sudah ada” dalam artian telah ditawarkan atau “sudah ada” dengan arti Indonesia telah memiliki kapal selam Rusia.

Kapal Perang TNI AL Kibarkan Merah Putih di Pulau Sebatik


Sejumlah perahu milik warga bersama TNI-AL dan Satgas Perbatasan Marinir memperingati HUT ke-68 Kemerdekaan RI di perbatasan Indonesia - Malaysia, Perairan Ambalat, Kalimantan Utara, Jumat (17/8). Upacara tersebut berlangsung aman dan lancar meski patroli udara TNI AL sempat mendeteksi adanya pesawat udara Malaysia yang tertangkap radar di sekitar perbatasan itu. (Foto: ANTARA FOTO/Fadlansyah/ss/Spt/13)

17 Agustus 2013, Jakarta: Empat kapal perang tergabung dalam Operasi Tameng Hiu 2013 dari jajaran Gugus Tempur Komando Armada Indonesia di Kawasan Timur TNI AL di Pulau Sebatik mengibarkan bendera Merah Putih serentak di geladak kapal masing-masing, Sabtu.

Selain di geladak-geladak kapal perang TNI AL itu, pengibaran bendera Merah Putih juga dilaksanakan dalam upacara khidmat di menara suar Karang Unarang, di perairan Ambalat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Sunday, August 18, 2013

K21 IFV, TANK TEMPUR INFANTRI KOREA

K21 Infantry Fighting Vehicle South Korea.
K21 atau NIFV (Next Infantry Fighting Vehicle) adalah salah satu Tank Tempur Angkut Infantri yang pertama kali dirancang menggunakan kaliber besar yang dikembangkan Dosaan Infracore anak perusahaan dari Dosaan Corporation untuk menggantikan Tank jadul K200 IFV yang sudah tua.Rencananya K21 diproduksi sebanyak 900 Tank sampai pada tahun 2009.

Secara signifikan bobot Tank K21 lebih ringan dibandingkan dengan Tank sejenis paling modern sekalipun yakni hanya berbobot 25ton, rahasia dibalik ini semua tidak lepas dari campuran baja komposit yang ringan, terdiri dari berbagai lapisan keramik, serat kaca dan paduan alumunium ringan lainnya. Perpaduan tersebut di klaim mempunyai komposisi yang lebih ringan dan mampu melindungi dari gempuran musuh bahkan tidak tanggung tanggung Bagian depan K21 dirancang untuk melindungi dari serangan meriam otomatis kaliber 50 mm pada  jarak 1000 meter , kaliber 50mm ini adalah kaliber yang sering dipakai tank BMP3F buatan Russia, serta bagian atas kubah tank K21 mampu menahan daya ledakan serangan artileri kaliber 152 mm pada radius 10m. 

MIG-29M2 Mulai "Unjuk Gigi" di Pasar Pesawat Tempur Dunia


MiG-29M2 adalah pesawat tempur multifungsi buatan Rusia, "invisible" dan terbuat dari bahan komposit dan ditutupi dengan lapisan yang membuatnya sulit dideteksi radar musuh, sekaligus memiliki manuver yang baik.

MiG-29M2
MiG-29M2 (Foto : Vitaly V. Kuzmin)
Dalam waktu dekat, jika Serbia dan Rusia jadi menandatangani perjanjian pinjaman untuk pembelian pesawat tempur MiG-29M2 dan sistem rudal pertahanan udara S-300, maka kemampuan tempur udara Serbia akan meningkat signifikan. Berapa lama lagi pilot Serbia baru bisa menerbangkan pesawat tempur tersebut? Semua tergantung kapan pinjaman akan disetujui Rusia dan kapan pabrik MiG menerima uang mukanya.

Direktur Jenderal perusahaan Rusia untuk produksi pesawat MiG, Sergei Korotkov, mengatakan dalam wawancara dengan RIA Novosti bahwa pesawat tempur Rusia ini (MiG-29M2) harganya lebih murah dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pesaingnya. MiG-29M2 adalah pesawat modern multifungsi, setiap pilot Serbia pasti akan cepat terbiasa dengan pesawat ini, karena mereka sudah sejak lama menggunakan MiG-29. Tidak diperlukan pelatihan yang lama bila hanya untuk menggunakan perangkat dan tekniknya.

Rusia Tawarkan Sepuluh Kapal Selam Kepada Indonesia


Rusia menawarkan sepuluh unit kapal selam kepada Indonesia. Meski demikian, tidak bisa serta-merta diterima sebab pemerintah masih harus mengeluarka biaya perawatan.
 
Selain itu pemerintah masih mempertimbangkan masa pakai alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.
"Memang ada tawaran lagi 10 kapal selama dari Rusia," kata Menteri Pertahanan (menhan) Purnomo Yusgiantoro, Purnomo di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8).

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...