Lebih dari 18 bulan yang lalu, kendaraan tempur Angkatan Darat AS
"Stryker" mengalami perubahan sejak belajar dari pengalaman di medan
perang sesungguhnya yaitu Afghanistan. Desain lambungnya dirubah dan
ditingkatkan untuk melindungi tentara dari bahan peledak improvisasi dan
ranjau di jalan.
Desain baru pada bagian bawah body, yang dikenal sebagai "double v-hull" atau DVH, didasarkan dari teknologi yang mirip dengan kendaraan anti ranjau yang mana akan "membelokkan" ledakan jauh dari kendaraan dan prajurit di dalamnya.
Desain baru pada bagian bawah body, yang dikenal sebagai "double v-hull" atau DVH, didasarkan dari teknologi yang mirip dengan kendaraan anti ranjau yang mana akan "membelokkan" ledakan jauh dari kendaraan dan prajurit di dalamnya.
