Thursday, December 12, 2013
Monday, December 09, 2013
TNI AL Menuju World Class Navy
Merauke : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Marsertio, berkeinginan membawa TNI AL menuju "world class navy" dengan sumber daya manusia yang handal dan profesional, pengembangan organisasi, dan peningkatan Alat Utama System Persenjataan (Alutsista). Demikian amanat Kasal yang dibacakan Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL, (Lantamal) XI Merauke Kolonel Sunarso, dalam upacara peringatan Hari Armada RI, 5 Desember 2013, di depan gedung Kridatama Lantamal XI Merauke-Papua, Kamis (5/12/13).
Kasal optimis untuk membawa TNI AL menjadi angkatan laut kelas dunia atau menyejajarkan TNI AL dengan Angkatan Laut negara-negara maju. Oleh karena itu untuk membangun TNI AL kelas dunia yang diutamakan adalah membangun karakter dalam TNI AL, baik karakter individu, satuan, maupun organisasi secara utuh dan menyeluruh.
"Karakter yang dibutuhkan adalah unggul, istimewa dan berkualitas tinggi atau disebut excellent. Excellent pada tiga bidang yaitu organisasi, operasional, serta bidang sumber daya manusia," kata Kasal.
Enam Pesawat Latih Grob Tiba
Philippine to Acquire Shore-Based Missile System
Shore based anti ship missile system (photo : Militaryphotos)
MANILA — In line with its efforts to modernize the military, the Department of National Defense (DND) has announced plans of acquiring a shore-based missile system for P6.5 billion.
Patrick Velez, DND vice chair for the bids and awards committee, said once acquired, the weapon will be placed under the control and supervision of the Army.
The shore-based missiles will be carried out through “limited source bidding."
Kilo, Si Penjelajah Bawah Laut
Surabaya : Kapal selam kelas Kilo asal Rusia pertama kali beroperasi pada awal dekade 1980-an. Kapal yang didesain Rubin Central Maritime Design Bureau St Petersburg ini pada tahap selanjutnya diproduksi dengan tipe 877EKM dan 636.
Kemudian ada Lada (Project 677) yang diluncurkan pada November 2004. Awalnya kelas Kilo dibangun di galangan kapal Komsomolsk, tetapi sekarang dipindah ke Shipyard Admiralty di St Petersburg. Kapal teknologi Rusia ini diminati banyak negara. China telah memiliki dua kapal selam Tipe 636, yang kedua bergabung dengan armada China pada Januari 1999. Indonesia juga telah memperlihatkan minatnya sejak 2007.
Kemudian ada Lada (Project 677) yang diluncurkan pada November 2004. Awalnya kelas Kilo dibangun di galangan kapal Komsomolsk, tetapi sekarang dipindah ke Shipyard Admiralty di St Petersburg. Kapal teknologi Rusia ini diminati banyak negara. China telah memiliki dua kapal selam Tipe 636, yang kedua bergabung dengan armada China pada Januari 1999. Indonesia juga telah memperlihatkan minatnya sejak 2007.
Setelah Apache, Black Hawk Daftar Belanja Berikutnya
Situbondo : Setelah memastikan pembelian delapan helikopter canggih Apache dari pabrikan Boeing Amerika Serikat, Kementerian Pertahanan berencana menambah armada udaranya dengan membeli helikopter Black Hawk.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Letnan Jenderal Budiman usai menyaksikan latihan perang antarcabang Kodam V Brawijaya di pusat latihan tempur Marinir di Karang Tekok, Banyuputih, Situbondo, Selasa (3/12/2013).
"Pembahasannya (pembelian helikopter Black Hawk) sudah masuk DPR RI, rencananya ada 24 helikopter atau satu skuadron," terang Budiman.
Subscribe to:
Posts (Atom)



