Thursday, November 21, 2013

Irkut Presentasikan Yak-130 Di Ranahan Kemhan

http://www.rusarmy.com/wallpapers/avia2/yak-130/yak-130_800%20001.jpg
Yak 130 Rusia
Jakarta : Kepala Badan Sarana Pertahanan (Ka Baranahan) Kementerian Pertahanan Laksda TNI Ir. Rachmad Lubis membuka presentasi produk pertahanan “YAK-130” yang dibuat oleh Rusia. (20-11-2013) di gedung D.I Panjaitan Perkantoran Kemhan Jakarta, yang disampaikan oleh Mr. Oleg Demchenko beserta anggota delegasi Irkut Corporation, Rusia.

Dalam sambutannya Ka Baranahan mengatakan ucapan “Selamat Datang” kepada Mr. Oleg Demchenko beserta anggota delegasi Irkut Corporation, Rusia, demikian juga kepada seluruh undangan, semoga paparan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi kedua negara dalam meningkatkan kerjasama bidang pertahanan di masa-masa mendatang.

DPR Temui Parlemen dan Dubes Rusia Bahas Penyadapan Australia

Jakarta - Pimpinan DPR RI menggelar pertemuan dengan parlemen Rusia. Pertemuan tersebut membahas tentang isu terkini termasuk penyadapan Australia terhadap Presiden SBY, Ani Yudhoyono, dan deretan menteri.

Pertemuan itu berlangsung di Hotel Mulia, Senayan, Rabu (20/11) hingga larut malam kemarin.

"Kita kedatangan tamu Wakil Ketua DPR Rusia Nikolai Levichev dan rombongan didampingi oleh Dubes Rusia di Indonesia Mikail Galuzin," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Kamis (21/11/2013) pagi.

Pertemuan itu membahas banyak hal penting. Yang paling aktual seputar aktivitas spionase Australia yang meresahkan Indonesia

"Selain membicarakan hubungan kedua negara juga membahas ketidaksenangan kita terhadap penyadapan Australia dan kita tanyakan perihal Edward Snowden yang dapat perlindungan Presiden Putin," kata Priyo.

Parlemen Rusia kecam penyadapan Australia dan AS pada Indonesia

http://us.images.detik.com/content/2013/11/21/10/105719_rusia.jpgJakarta Parlemen Rusia mendukung penuh protes keras Indonesia terhadap penyadapan yang dilakukan oleh Australia. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Parlemen Rusia, Nikolai Levichev.

Nikolai mengatakan, para anggota parlemen Rusia dan Majelis Federal Rusia menanggapi hal yang sama terhadap penyadapan yang dilakukan Australia dan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia.

"Kami sudah sering dengar AS bahwa kita harus menghormati hak azasi manusia dan harus menghormati hubungan antar-negara," kata Nikolai yang sedang melakukan kunjungan ke DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/11).

Menurutnya, AS dan Australia sering kali mengajarkan menghormati HAM dan menghormati hubungan antar-negara. Namun sekarang, mulai terkuak jika keduanya justru yang melanggar komitmen tersebut.

Australia menyadap khawatir Indonesia berpaling ke China

http://www.warisboring.com/wp-content/uploads/2010/01/1245a6a78f140955890821.jpgJakarta -  Direktur Kajian Politik Center for Indonesian National Policy Studies, Guspiabri Sumowigeno, menilai, latar belakang Australia menyadap komunikasi sejumlah petinggi Indonesia karena kekhawatiran mereka bahwa Indonesia akan "berpaling" kepada China.

Padahal, Barat (Amerika Serikat dan semua sekutunya di seluruh dunia) memiliki skenario alias strategi besar membendung pengaruh China di mana-mana, yang dinamakan China Containment.

Dalam konteks China Containment inilah maka perebutan pengaruh Barat dan China itu terjadi secara sengit.

"Inilah yang sekarang sedang membuat panik kekuatan-kekuatan politik Australia," kata Sumowigeno, Kamis.

Indonesia Hentikan Seluruh Kerjasama Militer Dengan Australia



Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, akan menghentikan sementara sejumlah kerjasama yang selama ini dilakukan bersama Australia. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden RI didepan wartawan dengan didampingi pejabat penting bidang luar negeri dan politik keamanan pada konferensi pers di Istana Negara, Rabu (20/11/2013).

Dalam pernyataannya, Presiden mengatakan "Saya minta dihentikan dulu kerjasama yang disebut pertukaran informasi dan pertukaran intelejen diantara kedua negara. Saya juga minta dihentikan dulu latihan latihan bersama antara tentara Indonesia-Australia, baik Angkatan Darat, Laut dan Udara, maupun yang sifatnya gabungan.”

Selain itu, Presiden juga menyinggung masalah people smuggling  yang telah merepotkan pemerintah RI. "Saudara tahu menghadapi problem people smuggling yang merepotkan Indonesia dan Australia, kita punya kerjasama militer. Ini saya minta dihentikan dulu sampai semuanya jelas," tegas Presiden.

PANGLIMA TNI " TARIK JET TEMPUR RI DARI AUSTRALIA"!

RABU, 20 NOVEMBER 2013
Time 11/20/2013 10:29:00 PM

PANGLIMA TNI " TARIK JET TEMPUR RI DARI AUSTRALIA"!

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menarik pulang lima
pesawat tempur F-16 milik RI dari Darwin, Australia,
menyusul dihentikannya kerjasama militer Indonesia-Australia,
Rabu 20 November 2013, sampai pemerintah Australia
memberikan penjelasan resmi terkait penyadapan terhadap
Presiden RI dan sejumlah pejabatnya

Dalam keterangan resminya, Panglima TNI juga akan menarik
seluruh personel pendukung pesawat tempur itu yang
sedianya akan mengikuti kegiatan Air Man to Air Man Talk. Ini
merupakan program kerjasama antara TNI Aangkatan Udara
dengan Royal Australian Air Force (RAAF).

Markas Besar TNI juga menghentikan kerjasama penting di
bidang pertukaran informasi dan intelijen.
Jenderal Moeldoko pun resmi menghentikan Latihan Bersama
TNI Angkatan Darat dengan Royal Australian Army . "Kegiatan
itu adalah Latihan Bersama Kartika Bura dan Latihan Bersama
Down Komodo," kata dia.

Program lain yang dihentikan Indonesia adalah Latihan
Bersama TNI Angkatan Laut dan Australian Navy seperti
Latihan New Horizon TTX , Initial Planning Conference
KAKADU , dan Observer Ex Black Carilion.

"Selain itu seluruh latihan bilateral yang akan dilaksanakan
TNI, baik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU dengan Angkatan
Bersenjata Australia juga dihentikan sampai waktu yang tidak
ditentukan," kata Moeldoko.

Penghentian kerjasama militer ini merupakan buntut
kemarahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas aksi
penyadapan telepon oleh Australia. Penyadapan Australia ini
dilakukan pada masa pemerintahan Perdana Menteri Kevin
Rudd pada tahun 2009.
Sumber : Vivanews


Jakarta : Panglima TNI Jenderal Moeldoko menarik pulang lima
pesawat tempur F-16 milik RI dari Darwin, Australia,
menyusul dihentikannya kerjasama militer Indonesia-Australia,
Rabu 20 November 2013, sampai pemerintah Australia
memberikan penjelasan resmi terkait penyadapan terhadap
Presiden RI dan sejumlah pejabatnya

Dalam keterangan resminya, Panglima TNI juga akan menarik
seluruh personel pendukung pesawat tempur itu yang
sedianya akan mengikuti kegiatan Air Man to Air Man Talk. Ini
merupakan program kerjasama antara TNI Aangkatan Udara
dengan Royal Australian Air Force (RAAF).

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...