Sunday, July 14, 2013

Pesawat Tempur MiG, Si Canggih yang Kurang Dikenal


Produsen pesawat tempur MiG Rusia "Biro Desain Mikoyan" telah mengalami masa-masa sulit dalam beberapa tahun terakhir. Padahal selama ini, kata "MiG" sudah menjadi simbol kekuatan penerbangan militer Uni Soviet. Saat ini, meskipun memiliki sejarah yang harum, nyatanya Mikoyan mengalami kerugian setiap tahun dan menjadi penerima reguler dari subsidi pemerintah Rusia.
MiG-29 Hongaria
MiG-29 Angkatan Udara Hongaria saat Koksijde Airshow 2005 di Belanda
(Kredi foto : Coert van Breda / nl.wikipedia)

Perspektif di pasar senjata internasional ternyata tidak mendorong perbaikan situasi Mikoyan. Pada akhir 2011 lalu, ada kontrak untuk menyelesaikan pengiriman 20 MiG-29 ke Myanmar, 45 MiG-29 K-UB untuk program kapal induk India, ditambah order untuk mengirimkan 62 MiG-29 untuk Angkatan Udara India dan pesanan 24 MiG-29M/M2 untuk Angkatan Udara Suriah. Pesanan lain juga ada untuk MiG. Walaupun begitu, portofolionya masih rendah, MiG masih jauh di belakang saingan dalam negeri utamanya yaitu Sukhoi.

Kemhan terima Hibag Helikopter Bell-412 EP Dari Pemprov Kaltim


Pemprov Kalimantan Timur mengucurkan dana ratusan miliar rupiah untuk hibah berupa satu unit helikopter Bell-412 EP kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Helikopter militer nan handal ini berkapasitas 13 penumpang serta mampu mengangkut beban sekitar 3 ton.

"Dananya 120 miliar rupiah yang berasal dari APBD 2011. Statusnya hibah," jelas Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Awang menyampaikannya sewaktu acara serah terima Bell-412 EP dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kepada Kemhan RI. Kegiatan berlangsung di Hanggar Rotary Wing, PTDI, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013).

Tahun Ini Rusia Terima 36 Kapal Perang Baru


Pada tahun 2013 ini, Angkatan Laut Rusia akan menerima 36 kapal perang baru. Jumlah penerimaan yang besar dalam satu tahun dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Rusia, Panglima Angkatan Laut Rusia, Laksamana Madya Alexander Fedotenkov, mengatakan pada hari Minggu, 7 Juli 2013.
Korvet siluman kelas Steregushchy
Korvet siluman kelas Steregushchy (bawah) (Foto via russianmilitaryphotos.wordpress.com)
"Di tahun ini, 36 kapal perang, kapal serangan cepat dan kapal pendukung akan bergabung dengan Angkatan Laut Rusia. Ini belum pernah terjadi sebelumnya," kata Fedotenkov di Maritime Defense International Show di St Petersburg, Rusia.

Pangdam VI: Tank Leopard Dan Helikopter Apache Akan Ditempatkan Di Perbatasan


Wilayah Berau, Kaltim yang mempunyai letak strategis diproyeksikan menjadi pusat penempatan kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) terbaru. Penempatan itu untuk memberikan efek menggetarkan bagi kawasan.
Menurut rencana, alutsista yang memperkuat titik perbatasan dengan Malaysia itu mencakup main battle tank Leopard dan heli tempur kelas berat, Apache yang masih dalam proses pengadaan. Sarana dan prasarananya tengah disiapkan.
Hal tersebut dikatakan Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Dicky Wainal Usman di sela-sela hibah Helikopter Bell-412 EP dari Pemprov Kaltim ke Kemenhan RI di PT Dirgantara Indonesia Bandung, Sabtu (13/7).

PT DI Uji Coba CN235-200 Milik TNI AL


12 Juli 2013, Jakarta: PTDI melakukan serangkaian uji coba untuk pesawat barunya yang dipesan TNI AL pada Kamis ( 11/7/ 2013) lalu. Uji terbang yang dilakukan meliputi uji bank to bank, steady heading sideslip, dan uji roll out selama dua jam penuh. Hasilnya, menurut Capt. Ester sebagai Chief Test Pilot, performa pesawat turboprop ini sudah mendekati sempurna. "Apa yang kita ujikan tadi hasilnya sesuai dengan rencana para perancang," jelasnya.

Pejabat Kemhan Tinjau Pembangunan Kapal Perang Jenis BCM di Banten


Kabaranahan Kemhan Laksda TNI Rachmad Lubis beserta rombongan meninjau proses pembuatan Kapal jenis Bantu Cair Minyak (BCM) TNI Angkatan Laut di galangan kapal Banten. (Foto: (dispenarmabar/sir)

11 Juli 2013, Jakarta: Kepala Badan Sarana dan Pertahanan Kementrian Pertahanan RI (Kabaranahan Kemhan) Laksamana Muda (Laksda) TNI Rachmad Lubis beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah kerja Lanal Banten dan diterima oleh Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Eko Yuri Andriantoro.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...