The system, which is already deployed in Turkey and Jordan to track air threats in Syria, is “going through a resurgence” that may lift the customer count from 12, Dan Crowley, president of the Waltham, Massachusetts-based Integrated Defense Systems unit, said in Paris today.
Tuesday, June 18, 2013
Kuwait And Turkey Could Be The Next Customers For The U.S. Patriot Missile Air Defense System
The system, which is already deployed in Turkey and Jordan to track air threats in Syria, is “going through a resurgence” that may lift the customer count from 12, Dan Crowley, president of the Waltham, Massachusetts-based Integrated Defense Systems unit, said in Paris today.
Tiga Pesawat CN-235 MPA Dan Helikopter Anti Kapal Selam Akan Segera Perkuat TNI AL
Dalam waktu dekat
ini, TNI AL akan menerima pesawat udara CN-235 buatan PT. Dirgantara
Indonesia sebanyak tiga unit. TNI AL juga akan terus meningkatkan
kemampuan Penerbangan TNI AL tidak hanya personilnya, tetapi juga
peralatannya, serta akan menambah alutsista dari luar negeri seperti
helikopter antikapal selam, helikopter latih dan alat-alat pengintaian
yang nantinya akan digunakan untuk maritime patrol area.
Hal
tersebut disampaikan Kepala Sataf Angkatan Laut dalam amanatnya yang
dibacakan Asisten Operasi Kasal (Asops) Laksamana Muda TNI Didit
Herdiawan, M.P.A., M.B.A., saat selaku inspektur upacara dalam
peringatan Hari Ulang Tahun Penerbangan Angkatan Laut yang genap
memasuki usia 57 tahun, yang digelar dalam suatu upacara militer
bertempat di hanggar Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Juanda,
Surabaya, Senin (17/6). Tema yang diangkat dalam peringatan Hari
Penerbangan Angkatan Laut tahun 2013 ini adalah: “Dengan
Semangat Dharma Jalakaca Putra, Penerbangan Angkatan Laut Siap
Mengefektifkan Pembinaan Kekuatan dan Kemampuan dalam rangka Mendukung
Kesiapsiagaan Operasi”.
India Kembangkan Anti Rudal Balistik Berdaya Jelajah 5.000 Km
Sistem pertahanan rudal India didorong untuk mengembangkan rudal yang
dapat mencegat rudal baslitik musuh pada jarak 5.000 km, pada dasarnya
ini untuk menanggulangi kemungkinan ancaman dari rudal-rudal dari
negara-negara seperti China.
Rudal jarak jauh ini tengah dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan
Penelitian Pertahanan (Defence Research and Development
Organisation/DRDO) sebagai bagian dari program perisai Pertahanan Rudal
Balistik (BMD). Tahap I pengembangan perisai BMD sudah selesai,
dikatakan oleh kepala DRDO Avinash Chander mengatakan kepada pers India
dalam sebuah wawancara (Hindustantimes).
Philippines Plans To Tap Israel for Missile Launchers
DND plans to
acquire anti-aircraft guided missiles, which will be positioned in the
West Philippine Sea (South China Sea) as part of the country’s
first-ever missile defense system.
Amid rising tensions over territorial disputes with China in the West Philippine Sea, the government is planning to buy anti-aircraft guided missiles from Israel, reliable sources told the Manila Standard Friday.
The source, who spoke on condition of anonymity, said the surface-to-air missiles or multiple launch rocket systems were being offered by Rafael Advanced Defense Systems Ltd. and Israel Military Industries Ltd., both based in Israel.
Amid rising tensions over territorial disputes with China in the West Philippine Sea, the government is planning to buy anti-aircraft guided missiles from Israel, reliable sources told the Manila Standard Friday.
The source, who spoke on condition of anonymity, said the surface-to-air missiles or multiple launch rocket systems were being offered by Rafael Advanced Defense Systems Ltd. and Israel Military Industries Ltd., both based in Israel.
KASAL Uji Coba Dua Kapal Patroli Produksi Dalam Negeri
15 Juni 2013, Jakarta: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Marsetio melaksanakan peninjauan sekaligus mengikuti uji coba (sea trial) dua kapal patroli yang sedang sandar di dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (14/6).
Dua Kapal Angkatan Laut (KAL) 28 M yaitu KAL II-4-55 Sengiap dan KAL II-I-62 Sinabang, itu merupakan produksi dalam negeri.
PT PAL Bangun Kapal Cepat Rudal Ketiga
12 Juni 2013, Surabaya: Kami bersyukur pembangunan kapal tunda yang kedua dan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 M ketiga dapat dilaksanakan di PT. PAL Indonesia yang mana merupakan Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS), sehingga pada proses pengadaan dan pemeliharaan selanjutnya akan lebih mudah lagi bagi TNI AL serta dapat memberikan alternatif solusi untuk mengurangi ketergantungan kita pada Negara lain. Demikian dikatakan oleh Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Aslog Kasal) Laksamana Muda TNI Sru Handayanto, di saat menyampaikan sambutannya pada peluncuran kapal tunda – 2 dan peletakan lunas KCR 60 M ke – 3 di galangan kapal PT PAL Indonesia, Surabaya. Rabu (12/6).
Subscribe to:
Posts (Atom)



